Duel Taktik Sarri vs Conte: Sarri Ball Diuji 3-5-2 ala Conte

Football5Star.com, Indonesia – Duel dua pelatih cerdas Antonio Conte dan Maurizio Sarri akan tersaji kala Inter Milan menjamu tamunya Juventus dalam laga yang bertajuk Derby d’Italia di Giuseppe Meazza, Senin dini hari(7/10/2019).

Duel ini disebut menjadi salah satu laga panas yang ada di Liga Italia. Menariknya, Antonio Conte pertama kalinya di liga resmi akan menghadapi mantan besutannya di laga kali ini.

Maurizio Sarri di Juventus akan mengadu taktik dengan Antonio Conte yang menukangi Inter Milan. Sarri ball melawan 3-5-2 taktik khas ala Antonio Conte. Siapa kah yang akan lebih baik? Football5Star.com akan menelisik lebih jauh dengan rangkuman di bawah ini.

3-5-2 ala Antonio Conte

Duel Taktik Sarri vs Conte: Sarri Ball Diuji 3-5-2 ala Conte
Getty images.

Dimanapun Conte melatih, taktik yang dipakai hampir selalu dengan formasi dasar 3-5-2. Akan tetapi, formasi ini kerap kali tak melulu saklek dengan pemain yang harus di posisi awal ketika laga dimulai.

Sebut saja gelandang-gelandang yang kerap kali dimainkan menjadi skuat inti Conte di Inter Milan. Mereka adalah Stefano Sensi, Nicolo Barella, Matias Vecino dan juga Marcelo Brozovic. Peran Sensi dan Brozovic menjadi kunci lantaran keduanya kerap kali mengisi pos utama pilihan lini tengah Conte.

Sementara itu, lini tengah mereka akan ditopang dengan dua wing back yang berperan ganda untuk sama kuatnya dalam bertahan dan menyerang. Posisi tersebut kerap diisi oleh Kwadwo Asamoah dan Danilo D’Ambrosio. Khusus untuk Asamoah, dirinya sudah menjalani posisi tersebut sejak masih bersama Conte di Juventus. Pemain asal Ghana tersebut pasti sudah paham betul bagaimana keinginan Conte di posisi tersebut.

Tiga jangkar di belakang memiliki peran penting dalam pertahanan. Ketiga pemain ini jarang untuk melakukan bantuan ke lini depan, kecuali pada momen-momen tertentu. Mereka yang kerap mengisi posisi tersebut ialah Diego Godin, Milan Skriniar dan juga Stevan de Vrij. Berkat mereka, Inter kini hanya kebobolan 2 gol dari total 6 penampilan mereka di Serie A.

Masuk ke lini depan, dua nama Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku hampir selalu mengisi pos utama di lini depan. Akan tetapi, keduanya juga memiliki back up yang tak kalah mumpuni di dalam diri Matteo Politano dan juga Alexis Sanchez.

Sarri Ball di Juventus

Duel Taktik Sarri vs Conte: Sarri Ball Diuji 3-5-2 ala Conte
Stadium Astro.

Sarri ball adalah sebuah taktik yang dipopulerkan oleh Maurizio Sarri dengan mengoptimalkan peran gelandang di lini tengah tim yang ia besut. Jika ia memiliki Jorginho di Napoli atau Chelsea, kini Sarri memiliki Miralem Pjanic yang ia manfaatkan untuk taktikalnya di lini tengah.

Peran Pjanic tentunya mendapat bantuan lain dari dua atau tiga gelandang lainnya. Biasanya, Sarri memasang nama-nama seperti Blaise Matuidi, Sami Khedira, Rodrigo Bentancur hingga Aaron Ramsey untuk bersama Pjanic yang tak tergantikan di lini tengah.

Di lini belakang, duet kapten Leonardo Bonucci dan rekrutan anyar Matthijs de Ligt tak tergantikan. Keduanya mengusung misi untuk mengamankan daerahnya dari serangan lawan sebelum masuk ke daerah pertahanan yang dijaga oleh Wojciech Szczesny.

Duet lini belakang itu ditopang oleh dua wing back yang menjadi opsional untuk penyerangan Juventus. Pos-pos itu kerap diisi oleh Alex Sandro dan Danilo da Silva. Akan tetapi, Danilo yang tengah cedera kemungkinan akan digantikan posisinya oleh Juan Cuadrado yang ditarik untuk sedikit mundur ke belakang dari posisi asalnya sebagai winger.

Peran penting Sarri ball tentunya diakhiri dengan penyelesaian akhir yang gemilang dari para ujung tombak. Di Juventus, Sarri tak perlu berpikir lebih untuk urusan mencetak gol dari penyerangnya. Nama-nama seperti Paulo Dybala, Gonzalo Higuain hingga sang mega bintang Cristiano Ronaldo membuatnya santai untuk memilih opsi para dari pemain tersebut.

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN KEDUA TIM