Eden Hazard Bersyukur Karim Benzema Tak Bela Timnas Prancis

Football5Star.com, Indonesia – Ketegangan yang terjadi antara Karim Benzema dengan Asosiasi Sepak Bola Prancis dan timnas Prancis dipandang positif oleh Eden Hazard. Rekan seklub sang striker di Real Madrid itu justru senang. Dia bersyukur bila rekannya itu tak kembali ke skuat Les Bleus.

Rasa syukur Eden Hazard didasarkan pada status timnas Prancis yang jadi rival timnas Belgia. Menurut eks pemain Chelsea itu, lebih baik bagi Rode Duivels bila salah satu striker terbaik dunia itu tak memperkuat Le Bleus. Terutama di Piala Eropa 2020 karena kedua tim sudah memastikan lolos dari babak kualifikasi.

“Akan lebih mudah bermain melawan timnas Prancis bila dia tak ada di sana,” ungkap Eden Hazard sebagai kapten timnas Belgia seperti dikutip Football5Star.com dari L’Equipe. “Kehadirannya akan membawa nilai lebih dalam permainan, bukan hanya dengan gol-golnya.”

Eden Hazard jadi rekan setim Karim Benzema di Real Madrid mulai musim ini.
ticourbano.com

Lebih jauh, pemain yang mencuat ke permukaan saat membela Lille OSC itu mengatakan, “Aku sekarang sudah mengenal dia. Aku sudah bekerja dengan dia selama tiga atau empat bulan. Dia adalah striker terhebat di dunia. Terlepas dari statistik individualnya, dia membuat pemain-pemain lain tampil lebih bagus. Jadi, jika dia tak dipanggil ke timnas Prancis, itu tentu bagus bagi kami dan tim-tim lain.”

Karim Benzema Sudah Empat Tahun Diasingkan

Secara implisit, Eden Hazard seperti hendak menampar timnas Prancis. Dia seolah ingin mengatakan, betapa Les Bleus merugi tak mau lagi memakai tenaga striker berdarah Alzajair yang moncer bersama Los Blancos tersebut.

Karim Benzema sudah empat tahun ini tak memperkuat timnas Prancis. Dia seolah diasingkan pelatih Didier Deschamps. Banyak pihak menilai eks striker Olympique Lyon itu pantas kembali ke skuat Les Blues. Salah satunya Eric Cantona. Dasarnya, Deschamps sekarang tak punya striker ulung, sementara Benzema telah membuktikan kelasnya bersama Real Madrid.

Akan tetapi, pertikaian justru makin runcing. Akhir pekan lalu, Presiden FFF Noel Le Graet memastikan Karim Benzema tak akan lagi memperkuat timnas Prancis. Pernyataan itu tak ayal membuat striker berumur 31 tahun tersebut meradang. Dia meminta diperbolehkan memperkuat timnas negara lain untuk membuktikan dirinya.

Comments
Loading...