Ederson Hampir Batal Jadi Pesepak Bola Gara-Gara Depresi

Football5Star.com, Indonesia – Kiper Manchester City, Ederson Moraes, mengungkapkan sebuah kisah mengejutkan. Dia sempat memikirkan berhenti berlatih sepak bola karena mengalami depresi. Namun, hal itu urung dilakukan berkat peran keluarganya.

Hal itu, menurut Ederson, terjadi saat dirinya ditolak oleh Sao Paulo. Bagi dia yang kala itu berumur 15 tahun, penolakan tersebut tak ubahnya tamparan sangat keras yang lantas meruntuhkan mentalnya.

“Itu situasi sulit. Aku baru berumur 15 tahun dan harus menghadapi momen sulit seperti itu. Sebulan lamanya aku depresi dan berpikir untuk berhenti saja,” kisah Ederson seperti dikutip Football5Star.com dari Mirror.

Ederson Moraes langsung juara Premier League pada musim pertamanya di Manchester City.
stadiumastro.com

Mantan kiper Benfica tersebut meneruskan, “Untungnya, orang tuaku sangat mendukungku. Merekalah yang mendorong dan membangkitkan keberanianku untuk kembali bermain sepak bola.”

Kiper yang kini menghuni timnas Brasil itu mengakui lingkungan keluarganya memang punya ikatan kuat. Bukan hanya orang tua dan keluarga, teman-temannya pun memberikan dukungan penuh kepada dia untuk bangkit dan menunjukkan kemampuan sebagai pesepak bola.

Perjalanan waktu kemudian membuktikan dukungan itu tak sia-sia. Ederson menjadi salah satu kiper terbaik di dunia dan menjadi aktor penting dalam kesuksesan Benfica dan Manchester City pada beberapa tahun terakhir.

Dalam tiga musim beruntun, Ederson selalu mengantarkan klubnya meraih juara liga. Pada 2015-16 dan 2016-17, dia juara Primeira Liga Portugal bersama Benfica. Sementara itu, musim lalu, dia langsung menjuarai Premier League Inggris pada musim pertamanya di Manchester City.

Comments
Loading...