Eks Anak Asuh Mario Gomez Tersandung Kasus Pelecehan Seksual

Football5star.com, Indonesia – Eks anak asuh Mario Gomez di klub Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT), Juan Martin Lucero dituding melakukan tindakan pelecehan seksual kepada seorang wanita di Argentina.

Dikutip Football5star.com dari rionegro.com, Sabtu (5/12/2020) seorang perempuan berusia 28 tahun melapor ke pihak kepolisian negara bagian Camino Real, Argentina karena menjadi korban pelecehan seksual Lucero. Kejadian itu sendiri terjadi saat si korban datang ke sebuah pesta di Buenos Aires yang diselenggarakan eks anak asuh Mario Gomez tersebut.

Eks Anak Asuh Mario Gomez Tersandung Kasus Pelecehan Seksual

Menurut laporan dari media Argentina tersebut, pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut dan sudah menyita tempat tidur dari tempat kejadian perkara. Lucero yang saat ini bermain untuk klub Liga Argentina, Velez Sársfield memang menyewa sebuah rumah untuk dijadikan tempat pesta saat kejadian pelecehan seksual itu terjadi.

Dikatakan oleh sanksi korban, tidak hanya Lucero sebagai pesepak bola yang ada di pesta tersebut. Ada juga pemain lain Velez seperti Ricardo Centurión dan Thiago Almada. Namun dari dua pemain tersebut, sanksi korban hanya menyebut Lucero yang melakukan tindakan pelecehan kepadanya.

Menariknya, rekan Lucero, Ricardo Centurion juga pernah mendapat tuduhan yang sama pada Mei 2017. Centurion saat itu dituding melakukan pelecehan dan aksi kekerasan kepada mantan kekasihnya.

Juan Martin Lucero sendiri bukan pemain asing bagi Mario Gomez. Lucero bersama Jorge Pereyra Diaz menjadi andalan bagi eks pelatih Persib itu saat masih melatih JDT. Kedua pemain itu bahkan dianggap sebagai pemain andalan Gomez saat meraih kejayaan bersama klub Malaysia tersebut.

Menurut data dari Soccerway, duet penyerang Argentina itu sukses mencatatkan 34 gol di musim 2016. Jorge Pereyra Diaz mencatatkan 18 gol dan Juan Martin Lucero dengan 16 gol.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More