Eks Kiper Borussia Dortmund Jadi Kandidat Kuat Presiden Peru

Football5Star.com, Indonesia – Peru saat ini tengah mengalami dinamika politik luar biasa setelah Martin Vizcarra dilengserkan dari kursi Presiden pada 9 November lalu. Di tengah gonjang-ganjing itu, terselip sosok George Forsyth, eks kiper Borussia Dortmund.

Presiden Martin Vizcarra dilengserkan oleh kongres atas tuduhan suap saat jadi wali kota dan kelalaian dalam penanganan pandemi COVID-19. Dari 130 anggota kongres, 105 di antaranya menyetujui pemakzulan sang presiden. Namun, itu diduga karena ketidaksukaan kongres terhadap kebijakan antikorupsi sang presiden.

Di tengah kondisi politik yang memanas, Manuel Merino diangkat sebagai pejabat sementara. Namun, dia hanya bertahan sepekan. Dia mundur setelah dua demonstran prodemokrasi tewas diterjang peluru. Forsyth adalah salah satu yang mendukung demonstrasi prodemokrasi tersebut.

George Forsyth jadi Wali Kota La Victoria dari 2018 hingga 2020.
larepublica.pe

Forsyth terang-terangan menentang pemakzulan Vizcarra. Dia menyebut hal itu sebagai kudeta terselubung. Dia pun mengkritik kongres yang gagal membentuk dewan untuk memulihkan keadaan negara.

Saat ini, Francisco Sagasti menjadi pejabat sementara Presiden Peru. Dia akan berada di posisi itu hingga Juli 2021. Adapun pemilihan presiden baru akan dilangsungkan pada 11 April 2021. Dalam jajak pendapat, Forsyth jadi sosok yang paling didukung untuk jadi Presiden Peru.

Forsyth Gagal Saingi Lehmann

Sosok George Forsyth terbilang unik. Di sepak bola, namanya tidaklah mengemuka. Itu tak terlepas dari kariernya yang hampir seluruhnya dihabiskan di dalam negeri. Dia hanya sempat berkelana sebentar bersama Borussia Dortmund II dan Atalanta.

Forsyth yang berayah Jerman pindah dari Alianza Lima ke Borussia Dortmund pada 2002. Namun, dia tak mampu menembus tim utama karena ada Jens Lehmann, Roman Weidenfeller, dan Philipp Laux. Dia pun lantas diturunkan ke Borussia Dortmund II. Dasar tak berjodoh, dia hanya main 6 kali di sana.

George Forsyth sempat membela Borussia Dortmund II pada 2002-03.
ruhrnachrichten.de

Setelah gagal bersinar di Dortmund, Forsyth kembali ke Peru. Baru pada 2007 dia kembali mengelana. Kali ini bergabung dengan Atalanta. Namun, nasibnya kembali nahas. Akhirnya, dia kembali ke Alianza Lima hingga pensiun pada 2016.

Satu hal yang menarik, Forsyth mulai terjun ke dunia politik pada 2010. Saat itu, dia masih tercatat sebagai pemain Alianza Lima dan umurnya baru 28 tahun. Dia terpilih sebagai anggota dewan di Distrik La Victoria. Pada 2014, dia jadi pelaksana tugas wali kota karena Alberto Sanchez mencalonkan diri sebagai Wali Kota Lima.

Itu jadi catatan sejarah. Untuk kali pertama dalam sejarah Peru, seorang pesepak bola jadi pemimpin distrik. Pada 2018, Forsyth resmi mencalonkan diri sebagai Wali Kota La Victoria dan terpilih dengan perolehan suara 34,6%. Dia mengemban amanat tersebut hingga 12 Oktober 2020 dan kini jadi kandidat kuat Presiden Preu pada pemilihan tahun depan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More