Eks Presiden Juventus Nilai Maurizio Sarri Tak Sebagus Allegri

Football5Star.com, Indonesia – Juventus menutup putaran pertama Serie A dengan tidak manis. Tim asuhan Maurizio Sarri hanya finis di posisi kedua, kalah selisih gol dari Inter Milan. Mereka juga takluk dari Lazio pada perebutan trofi Supercoppa Italiana. Hal itu mendapat sorotan tajam dari Giovanni Cobolli Gigli, eks presiden I Bianconeri.

Giovanni Cobolli Gigli tanpa tedeng aling-aling menuding Maurizio Sarri sebagai biang keladi. Dia mengaku sangat heran melihat Juventus sudah kebobolan 24 gol dalam 24 laga yang dilakoni musim ini. Secara pribadi, dia mengaku lebih menyukai Massimiliano Allegri.

“Kebobolan 24 gol sungguh terlalu banyak. Sarri mengatakan, mereka melakukan kesalahan-kesalahan bodoh di pertahanan, tapi tak menjelaskannya. Saya lebih suka Allegri ketimbang Sarri karena Juventus betul-betul lebih punya determinasi dan pertahanan yang lebih baik,” urai Giovanni Cobolli Gigli kepada Radio Sportiva seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

Giovanni Cobolli Gigli lebih menyukai Juventus semasa ditangani Massimiliano Allegri dibanding era Maurizio Sarri saat ini.
juventusnews24.com

Sejak awal, penunjukan Maurizio Sarri sebagai pelatih baru Juventus memang ditentang Giovanni Cobolli Gigli. Dia bahkan tak ragu menilai eks manajer Chelsea tersebut tak punya kelas. Menurut dia, Fabio Paratici dan Pavel Nedved merekrut Sarri hanya untuk mengakomodasi keinginan Cristiano Ronaldo.

Meskipun demikian, Cobolli Gigli juga tak menilai Juventus saat ini terpuruk. Dia tegas-tegas tak setuju bila I Bianconeri bersama Maurizio Sarri dikatakan tengah berada dalam krisis, terutama setelah kekalahan dari Lazio.

“Supercoppa? Saya tak mau memainkan terlalu banyak drama. Lazio melakukan hal yang luar biasa, terutama di lini tengah. Berpikir Juventus memasuki masa krisis adalah omong kosong,” kata dia. “Juventus harus tetap berada di jalur saat ini dengan memperbaiki beberapa kelemahan yang ada.”

Saat ini, Serie A tengah dalam masa libur Natal dan tahun baru. Paruh kedua akan dibuka pada 5 Januari mendatang. Juventus bersama Maurizio Sarri dijadwalkan menjamu Cagliari pada giornata ke-18 tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More