Eks Presiden Olympique Marseille Jadi Korban Terbaru Virus Corona

Football5Star.com, Indonesia – Keganasan Virus Corona kembali merenggut nyawa insan sepak bola. Eks Presiden Olympique Marseille, Pape Diouf, meninggal dunia pada Rabu (1/4/2020) dini hari WIB dalam usia 68 tahun setelah berjuang melawan virus yang tengah jadi pandemi tersebut.

“Olympique Marseille sangat berduka atas meninggalnya Pape Diouf. Pape akan selalu ada di hari para Marseillais sebagai salah satu pengukir sejarah klub. Duka kami untuk keluarga dan orang-orang tercinta yang ditinggalkannya,” urai pernyataan resmi L’OM seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter resmi klub itu.

Diouf dinyatakan positif terpapar Virus Corona sekitar sepekan silam dan dirawat di sebuah rumah sakit di Dakar, Senegal. Pada Sabtu (28/3/2020), dia sudah harus memakai alat bantu pernapasan. Menurut rencana, dia akan menjalani perawatan lebih intensif di Prancis. Namun, Tuah berkehendak lain.

Pape Diouf menjadi orang nomor satu di Olympique Marseille pada 2005. Empat tahun lamanya dia menjabat presiden klub. Pada 2009, posisinya digantikan oleh Jean-Claude Dassier.

Sebelum menjadi petinggi Marseille, Diouf adalah seorang jurnalis. Dia juga agen sejumlah pemain. Basile Boli, Didier Drogba, dan Samir Nasri adalah beberapa nama yang pernah berada di bawah naungan agensi miliknya.

Selama empat tahun kepemimpinan Pape Diouf, Olympique Marseille memang gagal meraih trofi bergengsi. Mereka hanya dua kali juara Piala Intertoto dan dua kali runner-up Coupe de France. Namun, dia diakui sebagai peletak dasar kesuksesan yang diraih pada 2009-10.