Eks Presiden PSG Sebut Bayern Munich Juara Karena Sosok Ini

  • Paris Saint-Germain kalah 0-1 dari Bayern Munich pada final Liga Champions 2019-20
  • Michel Denisot menyebut kekalahan PSG semata-mata karena Bayern punya Manuel Neuer yang luar biasa
  • Denisot mengingatkan, Olympique Marseille pun gagal pada final pertamanya di Liga Champions

Football5Star.com, Indonesia – Kekalahan Paris Saint-Germain (PSG) dari Bayern Munich pada final Liga Champions, Senin (24/8/2020) dini hari WIB, mendapat sorotan dari Michel Denisot. Pria yang menjabat presiden Les Parisiens pada 1991 hingga 1998 itu menyebut kegagalan tersebut gara-gara sosok Manuel Neuer.

Hansi Flick memang jadi otak di belakang kesuksesan Bayern Munich musim ini. Kingsley Coman memang jadi penentu kemenangan Die Roten berkat golnya yang mengelabui kiper Keylor Navas. Namun, bagi Denisot, sosok utama yang membuat Bayern menaklukkan PSG adalah Neuer.

“Kita melihat di tim Bayern adalah kiper terbaik dunia yang bukan hanya kiper sepak bola, melainkan juga kiper bola tangan. Hampir sembilan dari sepuluh kali Les Parisiens seharusnya membuat gol, tapi di gawang ada Neuer,” kata Denisot kepada Europe 1 seperti dikutip Football5Star.com dari Le Figaro.

Michel Denisot menyebut Manuel Neuer sebagai faktor yang membuat Paris Saint-Germain dikalahkan Bayern Munich pada final LIga Champions.
rpp.pe

Ketangguhan dan reputasi Neuer, dalam pandangan Denisot, punya dampak psikologis terhadap para pemain lawan. “Saya kira saat akan menendang, keberadaannya menimbulkan dampak psikologis terhadap si penendang,” ujar dia. “Dia membuat lawan tak terlalu percaya diri.”

Ucapan Denisot tak mengada-ada. Setidaknya tiga kali Manuel Neuer menyelamatkan gawang Bayern Munich dari serbuan PSG dengan aksi luar biasa. Neymar, Kylian Mbappe, dan Marquinhos dibuat gigit jari berkat tangan dan kaki sang kiper yang bak gurita.

Pandangan Denisot pun sejalan dengan pengakuan pelatih PSG, Thomas Tuchel. “Kami harus mengakui kualitas luar biasa dari Neuer dan itu yang menjadi pembeda,” kata pelatih asal Jerman itu selepas laga final Liga Champions kepada BT Sports.

PSG Tak Perlu Berkecil Hati

Michel Denisot adalah Presiden PSG pada 1991 hingga 1998.
football-news24.com

Mengenai kekalahan di final Liga Champions, Michel Denisot menyebut Neymar dkk. tak perlu minder, terpukul, dan berkecil hati. Menurut dia, kalah pada final pertama tak perlu disikapi secara berlebihan. Itu sesuatu yang wajar saja.

Denisot lantas menunjuk Olympique Marseille yang juara pada musim 1992-93 dengan mengalahkan AC Milan. Pada final pertamanya, Les Pocheens juga mengalami kekalahan. Jean Pierre-Papin cs. kala itu ditaklukkan sang kuda hitam, Crvena Zvezda, lewat adu penalti dengan skor 3-5.

Sementara itu, mengenai sosok yang harus bertanggung jawab atas kekalahan PSG di final, Michel Denisot tak mau menunjuk hidung. Dalam pandangannya, semua komponen tim punya porsi masing-masing. “Mbappe, Neymar, dan seluruh pemain bertanggung jawab dalam setiap kemenangan dan kekalahan,” ucap dia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More