Eksperimen Gagal Wolfsburg Bernama Nicklas Bendtner

Sebuah eksperimen pasti ada yang sukses dan ada juga yang gagal. Begitu pula dengan dengan hasil coba-coba Wolfsburg saat merekrut Nicklas Bendtner yang berujung pahit.

Bendtner didatangkan Wolfsburg pada Agustus 2014 dengan harapan mampu menunjang lini depan tim asuhan Dieter Hecking tersebut. Namun, 1,5 tahun lebih berjalan, kenyataan tak sesuai harapan.

Pemain asal Denmark itu justru lebih sering menghiasi surat kabar dengan tindak-tanduk kontroversialnya di luar lapangan ketimbang aksinya di atas rumput hijau lewat gol-golnya.

Banyak aksi tak profesional yang dilakukan Bendtner seperti telat datang latihan karena ketiduran. Bahkan, dia pernah berpose dengan mobil Mercedes Benz meski Wolfsburg disponsori Volkswagen yang merupakan pesaing utamanya.

Wolfsburg pun lantas menjatuhkan beberapa hukuman untuk Bendtner, seperti denda dalam jumlah besar dan bahkan tidak diperbolehkan latihan bersama tim utama.

Sampai akhirnya pihak klub kehabisan kesabaran dan memutuskan untuk menghentikan kontrak Bendtner per pekan ini, dari awalnya sampai Juni 2017.

“Merekrut Bendtner merupakan sebuah eksperimen dan itu bukanlah eksperimen yang sukses,” ucap CEO Wolfsburg Klaus Allofs seperti dilansir Soccerway.

“Bendtner adalah sebuah perjudian yang saat itu layak diambil. Bakatnya luar biasa. Kami iri pada Arsenal ketika Nicklas masih jadi pemain muda. Tapi bakat saja tak cukup, sambungnya.

“Nicklas adalah sosok berantakan, ia melukai kariernya sendiri. Tentu saja kami tak senang dan kecewa ia tidak bisa memenuhi potensinya di Wolfsburg,” sebutnya.

Selama membela Wolfsburg, pemain 28 tahun itu tampil 47 kali di seluruh kompetisi dengan torehan sembilan gol.

Comments
Loading...