Elkan Baggott Dapat Panggung di Media Inggris Cuma karena Followers

Football5star.com, Indonesia – Media Inggris, The Sun kembali mengangkat bek tim nasional Indonesia, Elkan Baggott. Sama seperti pemberitaan sebelumnya, Elkan mendapat panggung dari media Inggris itu karena jumlah pengikutnya di sosial media.

Dalam artikel berjudul, ‘Ipswich wonderkid Elkan Baggott, 18, has huge following on Instagram and YouTube & huge fanbase in Indonesia’ yang publish 7 Maret 2021, The Sun hanya sedikit mengulas soal penampilan Elkan bersama Ipswich. Pada Oktober 2020, media ini juga mengulas hal serupa.

Elkan Baggott - Ipswich Town - Timnas Indonesia - itfc.co. uk

“Pemain berusia 18 tahun itu tampil dalam tim yang terdiri dari pemain muda, ia menonjol di pertahanan saat tim League One itu menang 2-0 (atas Gillingham),” tulis The Sun seperti dilansir Football5star.com, Selasa (8/3).

The Sun sama sekali tak mengulas soal penampilan Elkan bersama timnas Indonesia. Mereka hanya menyebut bahwa orang Indonesia begitu gila dengan Elkan hingga akun sosial media miliknya memiliki jumlah pengikut yang sangat besar, bahkan sama banyaknya dengan jumlah followers milik Ipswich Town.

“Di Instagram, Baggott memiliki 56 ribu pengikut, sama banyaknya dengan pengikut Ipswich Town dan bahkan melebih gabungan jumlah pengikut semua rekan satu timnya,”

“Tapi Baggott tidak hanya populer di Instagram. Di Youtube, dia juga memiliki daya tarik cukup besar,”

Media Inggris itu juga menyebut bahwa dari semua postingan tentang Elkan di sosial media, obrolannya dengan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan yang palig populer.

“Sejauh ini, postingan itu dilihat dengan luar biasa lebih dari satu juta kali ditonton,”

Dampak buruk sosial media untuk pemain muda

Ulasannya mengenai followers Elkan tentu harus disikapi dengan bijak. Elkan ialah bek potensial untuk timnas Indonesia di masa depan. Suka atau tidak suka, lumrah jika banyak warganet ingin mengetahui semua aktivitasnya.

Faktanya jumlah pengikut yang banyak tak menjadi jaminan si pemain akan bisa memiliki karier cukup sukses di lapangan hijau. Sejumlah pemain besar bahkan pernah tersandung karena media sosial.

Sejumlah kasus pemain di sosial media bikin kita mengerutkan dahi. Teranyar tentu saja kasus Serdy Ephyfano dan Yudha Febrian yang harus dicoret oleh Shin Tae-yong. Kasus keduanya jadi viral karena unggahan di sosial media.

Eks pelatih tim nasional Indonesia U-16 dan U-19, Fakhri Husaini. Dia bahkan menyebut media sosial bisa menghancurkan pemain.

Oleh karena itulah saat masih menjadi pelatih timnas usia muda Indonesia, Fakhri memandang penting hal ini.

“Setiap kali saya memulai training camp, saya selalu menuntut komitmen pemain dalam bermain media sosial dan juga menggunakan HP,” kata Fakhri dalam acara bertajuk Sharing to Coaches di akun Youtube Liga TopSkor.

“Saya sangat concern mengenai hal ini agar pemain dapat mengelola media sosial dengan cara baik,” tambahnya.

Artinya stakcholder sepak bola baik itu si pemain, pelatih serta media ada baiknya sewajarnya mengangkat cerita dari sisi sosial media.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More