Emosi Kiper Keturunan Indonesia Meledak Setelah Tepis Penalti Alexis Sanchez

Football5star.com Indonesia – Emil Audero menjadi salah satu pahlawan Sampdoria ketika menaklukkan Inter Milan, Rabu (6/1/2021). Bahkan, emosi kiper keturunan Indonesia itu sempat meledak setelah sukses menepis eksekusi penalti penyerang Inter, Alexis Sanchez.

Pada pertandingan di Stadion Luigi Ferraris itu, Emil Audero memang tampil apik. Tak cuma menepis tendangan penalti Alexis Sanchez pada awal-awal laga, beberapa aksi penyelamatannya juga membuat pemain Inter Milan frustrasi.

Alexis Sanchez penalti vs Emil Audero - Sampdoria vs Inter Milan - AFP
AFP

“(Menepis) Penalti? Itu rasanya seperti mencetak gol. Secara objektif, saat itu emosiku begitu meluap dan aku berharap bisa mengulanginya lebih sering. Itu adalah momen penting, tapi permainan tim juga baik sejak awal,” ucap Emil Audero, dikutip Football5star.com dari laman resmi Sampdoria.

Setelah aksi gemilang Emil Audero menggagalkan eksekusi penalti Alexis Sanchez, Sampdoria memang tampil perkasa sepanjang babak pertama. Mereka bisa mencetak dua gol melalui Antonio Candreva dan Keita Balde.

Emil Audero Sampdoria vs Inter Milan - IG @sampdoria
Instagram @sampdoria

Inter Milan baru bisa mencetak gol pertama pada babak kedua. Namun, pertahanan tangguh Sampdoria serta penampilan gemilang Audero, membuat I Nerazzurri gagal mencetak gol penyeimbang. Sampdoria lantas memastikan kemenangan 2-1 atas Inter Milan.

Setelah kemenangan itu, kiper yang memiliki ayah asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, itu lantas banjir pujian. Namun, dia lebih melihat keberhasilan mengatasi Inter Milan berkat kekompakan tim.

“Itu poin yang penting. Kami sangat senang. Kami bisa menaklukkan salah satu tim terkuat yang sedang mengejar Scudetto. Dan, kami tak menderita sebagai tim. Masih ada tiga pertandingan sebelum paruh musim dan kami harus melanjutkan apa yang sudah dijalani. Kami harus siap,” bilang Emil Audero lagi.

Akibat kekalahan di kandang Sampdoria, Inter Milan gagal naik ke posisi puncak klasemen Liga Italia. Padahal, beberapa jam setelahnya sang pemuncak, AC Milan, juga kalah dari Juventus. Poin kedua tim tetap sama.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More