Empat Alasan Gomez Kembali ke Stuttgart

Football5Star.com, Indonesia – Mario Gomez, striker Jerman, membuat kejutan pada akhir pekan ini. Jumat (22/12/2017), dia resmi kembali ke klub lamanya, VfB Stuttgart, dengan transfer sebesar 3 juta euro dari VfL Wolfsburg. Dia menandatangani kontrak berdurasi dua musim dengan klub yang yang pernah dihuninya pada 2001 hingga 2009 itu.

Tentu saja Gomez mengambil putusan itu bukan karena mengikuti Sandro Wagner yang sehari sebelumnya meninggalkan TSG 1899 Hoffenheim untuk kembali ke klub lamanya, Bayern Munich. Setidaknya ada empat alasan yang mendasari putusan Gomez meninggalkan Wolfsburg yang dibelanya sejak musim lalu.

Mario Gomez saat juara Bundesliga 1 bersama VfB Stuttgart.
stuttgarter-nachrichten.de

Alasan pertama, striker berdarah Spanyol itu memang sangat ingin kembali ke klub lamanya. Hal itu diakui agennya, Uli Ferber. “Keinginan Mario adalah kembali ke kampung halamannya. Ternyata, VfB Stuttgart ingin mengontraknya. Ketika makin jelas bahwa hal itu bisa dilakukan pada musim dingin, saya langsung melakukan pembicaraan dengan semua pihak terkait,” ungkap dia kepada Sport 1.

Alasan kedua adalah keluarga. Seperti diungkapkan pekan lalu, Gomez akan dianugerahi anak pada tahun depan. Sang istri, Carina, saat ini tengah mengandung. “Ya, betul sekali. Kami akan punya bayi. kami sungguh snagat senang,” ungkap dia kepada Bild.

Secara khusus, mantan penggawa Fiorentina itu ingin sang anak nanti tumbuh di dekat kakek dan neneknya. Ayah dan ibu Gomez tinggal di Unlingen yang hanya berjarak 1,5 jam bermobil dari Stuttgart. Selain itu, banyak kerabat sang pemain yang juga tinggal di Swabia.

Revitalisasi Karier

Alasan ketiga terkait revitalisasi karier. Di Wolfsburg, dia mulai tersisih. Pelatih Martin Schmidt memperlihatkan kecenderungan memasang Divock Origi, pemain pinjaman dari Liverpool, sebagai ujung tombak utama. Ini membuat Gomez tak nyaman. Itu pula yang membuat dia baru bisa membuat satu gol dan tiga assist.

Mario Gomez makin tersisih di VfL Wolfsburg
web.de

Di Stuttgart, mantan pemain Bayern Munich tersebut akan kembali jagi figur utama. Hal itu sudah ditegaskan oleh Direktur Olahraga Michael Reschke. “Hal terpenting, kami bukan hanya mendapatkan pemain berkelas dan figur panutan. dalam diri Mario, kami juga mendapatkan seorang pencetak gol dengan kelas tersendiri,” urai Reschke.

Itu bukan omong kosong. Buktinya, Die Schwaben terlebih dahulu melepas Simon Terodde ke 1. FC Koeln. Penjualan striker berumur 29 tahun itu dipercaya untuk melempangkan jalan sekaligus meyakinkan Gomez.

Adapun alasan keempat adalah Piala Dunia. Mengingat umurnya sudah 32 tahun, Gomez tahu betul bahwa Rusia 2018 sangat mungkin menjadi Piala Dunia terakhirnya. Di tengah performa yang kurang baik di Wolfsburg, dia butuh sebuah lompatan untuk bisa tampil lebih baik pada paruh kedua Bundesliga 1.

“Dari sekarang, targetku adalah memberikan segalanya di liga, bermain bagus pada paruh kedua, dan sebagai tambahan, tampil di Piala Dunia,” tandas pemain yang kembali menjulang saat membela Besiktas pada 2015-16 itu.

Comments
Loading...