Pengacara Klaim Dokumen Pelecehan Seksual Ronaldo Dimanupilasi

Football5star.com, Indonesia – Pengacara Cristiano Ronaldo, Peter Christiansen, meragukan keaslian dokumen terkait kasus pelecehan seksual kliennya terhadap wanita bernama Kathryn Mayorga. Menurutnya, beberapa data yang ada sudah dimanupilasi.

Christiansen mengatakan bahwa beberapa data sudah dicuri oleh peretas dan sudah dimanupilasi. Ia yakin dokumen asli kasus Ronaldo sudah dicuri pada 2015 lalu.

Kathryn Mayorga - Cristiano Ronaldo - Juventus
futbolife.info

“Pada 2015, puluhan badan, termasuk firma hukum, di belahan Eropa diserang dan data elektronik mereka dicuri oleh pejahat cyber. Peretas ini mencoba untuk menjual informasi semacam itu dan media yang tak bertanggung jawab akhirnya mempublikasikan beberapa dokumen,” kata Christensen seperti dilansir Independent, Kamis (11/10/2018).

“Data-data yang ada di dokumen itu kemudian diubah, bagian-bagian pentingnya dimanipulasi dan selebihnya dibuat sendiri. Sekali lagi, untuk menghindari keraguan, posisi Ronaldo selalu sama dan terus berlanjut, bahwa yang terjadi 2009 di Las Vegas benar-benar terjadi ,” ia menambahkan.

Sang pengacara juga menambahkan bahwa Ronaldo sejatinya sudah menyelesaikan masalahnya dengan Mayorga di luar pengadilan. Ia membenarkan bahwa bintang Juventus itu sudah memberikan uang tutup mulut sebesar 375 ribu dollar pada 2010 lalu.

“Ronaldo tidak menyangkal bahwa dia sudah membuat kesepakatan. Kesepakatan ini tidak berarti sebagai pengakuan bersalah. Apa yang terjadi hanyalah bahwa Ronaldo hanya mengikuti saran dari penasihatnya untuk mengakhiri tuduhan keterlaluan yang dilontarkan kepadanya,” sambungnya.

Dalam dokumen yang sudah beredar, terdapat percakapan Ronaldo dan Mayorga yang hendak bersetubuh. Dalam percakapan tersebut terdengar penolakan Mayorga pada ajakan sang mega bintang.

Comments
Loading...