Ezechiel Ndouassel Kapok Jadi Algojo Penalti

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengatakan bahwa Ezechiel Ndouassel sedikit trauma dengan tugas sebagai algojo penalti. Hal itu tentu didasari oleh kegagalannya mengeksekusi penalti dalam dua kesempatan musim ini.

Pada partai melawan PSIS, Rabu (6/11), Febri Haryadi ditunjuk sebagai algojo penalti. Pemain 23 tahun itu pun sukses menjalankan tugasnya dan mampu membawa Persib memetik kemenangan atas PSIS dengan skor akhir 2-1.

“Kami punya 3-4 pemain sebagai opsi siapa yang akan menjadi eksekutor dan Ezechiel tadi memang terlihat tidak tertarik karena dia sudah gagal dalam dua penalti,” ujar Robert Alberts di sesi jumpa pers pasca pertandingan Persib vs PSIS.

Ezechiel Ndouassel - Persib Bandung - inilahkoran
Inilahkoran

Meskipun tak lagi menjadi algojo penalti, Ezechiel tetap mampu menunjukkan penampilan yang baik. Penyerang 31 tahun itu pun berhasil menyumbangkan satu gol indah yang berhasil mengelabui beberapa pemain belakang PSIS.

“Tapi bagus melihatnya karena mampu mencetak gol dan kembali ke permainan terbaiknya, kepercayaan dirinya mulai tumbuh dan di laga sebelumya juga dia sudah bisa mencetak gol,” ujar Robert menambahkan.

Musim ini, penampilan Ezechiel memang sedikit menurun. Ia pun kerap kali disebut sebagai kambing hitam atas hasil kurang maksimal yang didapatkan Persib di beberapa pertandingan.

Namun, kini ia sudah kembali ke performa terbaiknya. Ia pun sukses mencetak gol lima gol dari enam laga terakhirnya bersama Persib. Total, Ezechiel Ndouassel sudah berhasil mencetak sembilan gol dari 21 penampilannya bersama Maung Bandung.

Comments
Loading...