FA Dituding Bersikap Diskriminatif karena Hukum Cavani

Football5star.com, Indonesia – Asosiasi pesepak bola Uruguay, UFPA memberikan respon terkait hukuman yang dijatuhan federasi sepak bola Inggris, FA kepada striker Manchester United, Edinson Cavani.

Menurut UFPA seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Selasa (5/1/2021) FA telah melakukan tindakan diskriminatif dengan menghukum Cavani larangan 3 pertandingan. Hukuman itu dijatuhkan FA karena menganggap Cavani melakukan perbuatan rasial di akun sosial media, Instagram.

“Kita harus mengutuk tindakan sewenang-wenang federasi sepak bola Inggris. Jauh dari mengutuk rasisme, FA justru melakukan tindakan diskriminatif terhadap budaya dan cara hidup masyarakat Uruguay,” bunyi pernyataan resmi UFPA yang dibagikan oleh Diego Godin di akun Twitter miliknya.

“Sanksi tersebut menunjukkan pandangan bias, dogmatis, dan etnosentis FA yang hanya memungkinkan penafsiran secara subjektif serta dibuat dari kesimpulan tanpa melihat cacatnya hal tersebut,”

“Edinson Cavani tidak pernah melakukan tindakan apapun yang dapat diartikan sebagai rasis. Dia hanya menggunakan ekspresi umum di Amerika Latin untuk menyapa kekasih atua teman dekat dengan penuh kasih,”

“Ini adalah tindakan diskriminatif FA yang sepenuhnya tercela dan bertentangan dengan budaya Uruguay,”

Sebelumnya, Cavani sendiri sudah meminta maaf jika ucapannya di Instagram diartikan sebagai bentuk perlakuan rasial. Pihak United sendiri menegaskan bahwa Cavani sama sekali tidak berniat atau mengetahui dengan pasti bahwa tulisannya di Instagram tersebut diartikan sebagai tindakan rasial.

“Seperti yang telah dia nyatakan, Edinson Cavani tidak menyadari bahwa kata-katanya dapat disalahartikan dan dia dengan tulis meminta maaf atas postingan tersebut dan kepada siapapun yang tersinggung,” bunyi pertanyaan resmi Manchester United.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More