Fakhri Husaini Bereaksi Keras Soal Pemain Titipan di Timnas

Football5Star.com, Indonesia – Isu pemain titipan di Timnas Indonesia kini sedang marak menjadi perbincangan publik. Isu tersebut mencuat jelang Timnas Indonesia akan mempersiapkan tim pada ajang Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

Bahkan, karena isu tersebut, Satgas Antimafia Bola pun kembali dibentuk oleh Kepolisian Republik Indonesia. Kini, tim yang berjudul Satgas Antimafia Bola Jilid 3 tersebut berfokus pada isu pengaturan skor di Liga 1, 2 hingga 3 dan juga sistem perekrutan pemain untuk Timnas Indonesia.

Isu pemain titipan di sepak bola Indonesia memang sudah menjadi rahasia umum, terutama di Timnas Indonesia. Tapi sejauh ini isu tersebut hanya dugaan saja. Dengan adanya Satgas Antimafia Bola ini diharapkan bisa mengawasi isu itu.

Menanggapi isu pemain titipan tersebut, mantan pelatih Timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini pun buka suara. Melalui sebuah unggahan pada akun instagram pribadinya, Fakhri mengemukakan pandangannya terkait adanya pemain titipan di Timnas Indonesia.

“Jika sepanjang kariernya sebagai pemain tidak pernah menikmati keistimewaan sebagai pemain titipan, bahkan pernah menjadi korban pemain titipan,” tulis Fakhri.

“Dan sepanjang kariernya sebagai pelatih juga tidak pernah menikmati keistimewaan sebagai pelatih titipan, maka saya yakin seyakin-yakinnya pelatih tersebut tidak akan pernah mentolerir pemain titipan.”

Pada unggahan yang lain, Fakhri Husaini juga bersuara terkait kedzoliman yang ada di sepakbola. Menurutnya, kedzoliman di sepakbola ada dua hal, yakni match fixing atau pengaturan skor, dan juga memilih pemain berdasarkan titipan.

“Ada 2 kedzoliman di sepak bola. (yang pertama, red) Match Fixing, bertindak curang mengatur hasil pertandingan. Ini dzolim, karena menciderai nilai-nilai luhur olahraga, mengkhianati kesetiaan suporter.

“(yang kedua, red) Memilih pemain berdasarkan “titipan”. Ini juga dzolim, karena pasti akan ada pemain yang layak dan pantas yang harus disingkirkan hanya untuk mengakomodir pemain titipan,”

“Ingatlah, bahwa tidak ada satu perbuatanpun yang tidak akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah. Sepakbola, bisa menjadi penentu kita masuk ke surga atau neraka.” tutur Fakhri Husaini.

Fakhri HusainiSatgas Anti Mafia BolaSatgas Antimafia BolaTimnas Indonesia