Fakhri Husaini Pernah Didatangi Pengurus Klub untuk Lakukan Match Fixing

Football5Star.com, Indonesia – Mantan pelatih Timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini, mengaku pernah didatangi oleh pengurus salah satu klub untuk melakukan match fixing. Dia mengakui kalau memang masalah pengaturan skor ini sudah hal lumrah di sepak bola Indonesia.

Fakhri memang sebelumnya tak menampik, banyak sekali godaan yang datang kepadanya baik sebagai pemain maupun pelatih. Dia digoda untuk ikut terlibat dalam pengaturan sebuah pertandingan.

“Kalau kita mau telusuri, sudah berapa kali sebenarnya kasus match fixing itu diangkat ke permukaan, baik media cetak media elektronik, itu tuh sudah berkali kali, bahkan dibentuk satgas mafia bola juga,” ungkap Fakhri Husaini dalam kanal YouTube Hanif & Rendy Show.

Akan tetapi memang, kata dia, sulit untuk membuktikan itu meski bukan berarti tak ada. Paling bahaya menurutnya sekarang ini ketika merasa sepak bola Indonesia aman-aman saja.

football5star.com/ervhan satrio

“Saya sebagai pelatih ya, ini momentnya sebagai pelatih, Bontang FC itu pernah diminta terang-terangan saat saya pegang tim,” ujar dia.

“Pada musim yang terakhir di sana ketika diserahkan pengelolaannya kepada pemerintah kota Bontang, ada pengurus datang untuk minta, dan saya terang-teranganan juga saya tolak,” papar Fakhri Husaini.

Meski, dirinya jua tak bisa menjami bahwa penolokannya tersebut dipatuhi semua pemain. Tapi sekali lagi, dia menyampaikan kalau kasus-kasus seperti ini biasanya menyerang klub-klub yang kondisi keuangannya sulit.

“Nah pemain tidak menerima gaji beberapa bulan, nah ini kan rentan sekali, bisnis seperti ini rentan sekali dimasuki oleh orang-orang yang ingin memanfaatkan sepak bola itu untuk mencari keuntungan pribadi,” tutup Fakhri Husaini.

Bontang FCFakhri Husaini