Fakta Menarik Tim Asuhan Pep Guardiola Saat Diwasiti Cuneyt Cakir

Football5Star.com, Indonesia – Manchester City akan melakoni laga leg II perempat final Liga Champions melawan Tottenham Hotspur, Kamis (18/4/2019) dini hari, dengan diwasiti Cuneyt Cakir. Tim asuhan Pep Guardiola wajib meraih kemenangan dengan selisih setidaknya dua gol untuk memastikan lolos ke semifinal.

Mencetak dua gol ke gawang Tottenham tentu saja bukan hal mudah. Pada leg I saja, meskipun di kandang lawan, Manchester City gagal menjaringkan satu gol pun dan kalah 0-1. Namun, faktor wasit bisa jadi asa tersendiri bagi klub berjuluk The Cityzens tersebut.

Ada fakta menarik terkait laga kandang tim asuhan Pep Guardiola saat diwasiti Cuneyt Cakir. Dalam tiga kesempatan, tim asuhan pelatih asal Katalonia itu selalu mencetak dua gol.

Laga kandang terakhir tim asuhan Pep Guardiola yang diwasiti Cuneyt Cakir adalah Bayern Munich vs Atletico Madrid.
24sata.hr

Kesempatan pertama adalah saat Barcelona menjamu Chelsea di Camp Nou pada leg I semifinal Liga Champions musim 2011-12. Pada laga itu, kedua tim bermain imbang 2-2. Dua gol Barcelona dijaringkan Sergio Busquets dan Andres Iniesta, sedangkan gol balasan Chelsea dibuat Ramires dan Fernando Torres.

Berikutnya, laga kandang tim asuhan Pep Guardiola yang dipimpin Cuneyt Cakir terjadi pada musim 2014-15. Laga tersebut adalah saat Bayern Munich menang 2-0 atas AS Roma. Franck Ribery dan Mario Goetze menjadi pencetak gol dalam laga yang berlangsung pada fase grup Liga Champions itu.

Terakhir, Cuneyt Cakir memimpin laga kandang tim asuhan Pep Guardiola saat Bayern Munich menghadapi Atletico Madrid pada leg II semifinal Liga Champions 2015-16. Kala itu, Bayern menang 2-1. Xabi Alonso dan Robert Lewandowski mencetak gol bagi tuan rumah, sedangkan Antoine Griezmann melakukannya untuk sang tamu.

Secara tidak langsung, keberadaan Cuneyt Cakir sebagai wasit pada laga melawan Tottenham Hotspur nanti jadi jaminan Manchester City yang diasuh Pep Guardiola untuk mencetak dua gol. Sebaliknya, bagi Spurs, sang wasit adalah pertanda buruk. Pasalnya, dalam dua laga kandang yang dipimpin pria asal Turki itu, mereka selalu gagal membobol gawang lawan.

Comments
Loading...