Liga Dihentikan Pemerintah, Yunani Berpeluang Ikuti Jejak Indonesia

Football5star.com, Indonesia – Insiden laga antara PAOK FC melawa AEK Athens berbuntut panjang. Akibat Presiden PAOK, IVan Savvidis menenteng pistol ke tengah lapangan, pemerintah Yunani menghentikan sementara gelaran Greek Superleague.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Olahraga Yunani, Giorgos Vasilidais. Dikutip dari BBC, dirinya mengaku sudah mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Alexis Tsipras terkait hal ini.

“Untuk sementara tidak akan ada pertandingan kecuali ada kejelasan mengenai kejadian semalam. Sampai semua pihak sepakat menyelesaikan masalah ini, barulah kita bisa berbicara mengenai solusi yang harus diambil,” ujar Vasilidais.

Aksi Savvidis turun ke lapangan sambil menenteng pistol berawal dari protesnya terhadap keputusan wasit yang menganulir gol klubnya. Sontak kejadian tersebut membuat seluruh pemain AEK panik dan menolak lanjutkan pertandingan.

Savvidis bukan orang sembarangan. Ia tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Yunani. Selain itu, dari segi kekuasaan, ia juga termasuk yang diperhitungkan karena statusnya sebagai anggota parlemen di sana.

Kejadian ini tentu mengancam keberlangsungan sepak bola di negara yang tersohor akan kisah mitologinya tersebut. Pasalnya, FIFA sebagai otoritas sepak bola tertinggi dunia, sangat alergi dengan pemerintah yang merecoki urusan sepak bola.

Hal yang sempat menimpa persepakbolaan Indonesia beberapa tahun ke belakang. Saat itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi memerintahkan kepolisian untuk mencabut izin bertanding QNB League 2015.

Kabar tersebut sampai ke telinga para petinggi FIFA yang tanpa ampun melarang seluruh aktivitas sepak bola profesional baik level nasional maupun internasional. Situasi akhirnya membaik setelah mereka mencabut hukuman tersebut di awal 2016.

 

Comments
Loading...