FFP Jadi Awal Keterpurukan Inter dan Milan

Football5star.com, Indonesia – Diberlakukannya Financial Fair Play (FFP) oleh UEFA membuat Inter Milan dan AC Milan mengalami periode buruk dalam beberapa musim terakhir. Hal ini disampaikan oleh legenda I Rossoneri, Zvonimir Boban, baru-baru ini.

Seperti yang diketahui, Inter dan Milan selama ini dikenal sebagai klub yang kerap menghambur-hamburkan uang untuk mendatangkan pemain bintang. Tapi kebiasaan tersebut sudah mereka tinggalkan dalam lima tahun terakhir.

Luciano Spalletti menilai para pemain Inter tak menunjukkan ketangguhan mental saat ditahan PSV.
tuttomercatoweb.com

Utang yang menumpuk membuat dua tim sekota ini harus menekan pengeluaran tiap musimnya. Ini tak lepas dari peraturan FFP yang harus dipatuhi. Kendati baik untuk keuangan klub, peraturan tersebut justru berdampak pada kemerosotan prestasi keduanya.

“Jika tidak ada pembaruan dalam sistem FFP, saya yakin Inter dan Milan akan kesulitan untuk kembali sebagai tim kuat seperti yang kita kenal selama ini. Semua tim ingin bersaing untuk menjadi yang terbaik,” kata Boban kepada Gazzetta dello Sport, Sabtu (5/1/2019).

Legenda AC Milan, Zvonimir Boban
gazzetta.it

“Aturan FFP memaksakan anggaran klub agar seimbang, tapi ini justru mencegah tim-tim untuk melakukan investasi berkala. Inilah yang dialami oleh Inter dan Milan sekarang,” tambah pria asal Kroasia ini.

Selama lima musim terakhir, baik I Nerazzuri dan I Rossoneri kesulitan bersaing di papan atas Serie A. Bahkan untuk mendatangkan pemain baru saja mereka lebih sering mengandalkan opsi pinjaman guna mengakali keuangan klub agar tak terjerat FFP.

Comments
Loading...