Final Copa del Rey Dihelat di Vicente Calderon

Tuntas sudah polemik soal tempat perhelatan final Copa del Rey. Laga puncak antara Barcelona dan Sevilla akhirnya digelar di Vicente Calderon.

Masalah ini menjadi polemik ketika Barca sebagai finalis menginginkan laga tersebut dihelat di stadion yang punya kapasitas besar. Pilihan pertama tentu adalah Santiago Bernabeu yang merupakan kandang rivalnya Real Madrid.

Namun, Madrid enggan meminjamkan kandangnya untuk laga final itu karena tak mau melihat rivalnya itu berpesta. Kebetulan juga pada tanggal 21-22 Mei ada musisi Amerika Serikat Bruce Springteen yang menggelar konser di Bernabeu.

Lalu muncul kemudian Camp Nou, stadion yang musim lalu juga menghelat final Copa del Rey. Dengan kapasitas 98 ribu penonton, jelas ini cocok untuk mengundang banyak suporter. Tapi, Sevilla menolak karena itu sama saja memberi jalan untuk Barca meraih trofi Copa del Rey.

Setelah melakukan pembicaraan dengan kedua tim, Federasi Sepakbola Spanyol ,RFEF. seperti dilansir Marca, menunjuk kandang Atletico Madrid, Vicente Calderon, sebagai venue pertandingan tersebut. Tak cuma menunjuk Vicente Calderon, RFEF juga memundurkan sehari laga final dari 21 Mei ke 22 Mei. Ini dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan Sevilla main di final Liga Europa pada 18 Mei.

Vicente Calderon terakhir menggelar partai final Copa del Rey pada musim 2011-12, ketika Barca jadi juara usai mengalahkan Athletic Bilbao 3-0 yang merupakan musim terakhir Pep Guardiola di klub itu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More