Final Liga Europa: Sevilla dan Inter Milan Harus Siap Main 120 Menit

  • Final Liga Europa 2019-20 mempertemukan Sevilla dengan Inter Milan
  • Laga final Sevilla vs Inter Milan akan digear di Stadion RheinEnergie, Koeln, Jerman
  • Dua partai puncak Liga Europa sebelumnya yang digelar di Jerman tak usai dalam 90 menit
  • Setiap kali digelar di Jerman, final selalu melibatkan klub Spanyol

Football5Star.com, Indonesia – Laga final Liga Europa akan berlangsung di Stadion RheinEnergie, Koeln, Jerman, pada Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB. Menilik sejarah final ajang ini di Jerman, Sevilla dan Inter Milan selaku finalis sepertinya harus bersiap melakoni laga selama 120 menit.

Ini adalah kali ketiga final Liga Europa digelar di Jerman. Dua final terdahulu yang berlangsung di negeri ini adalah pada musim 2000-01 dan 2009-10. Final musim 2000-01 berlangsung di Stadion Westfalen alias Signal Iduna Park, Dortmund. Sementara itu, final musim 2009-10 digelar di Stadion Volkspark, Hamburg.

Inter Milan wajib bersiap menjalani final Liga Europa melawan Sevilla hingga 120 menit.
tuttomercatoweb.com

Kedua final di tanah Jerman itu tak menemukan pemenang dalam 90 menit. Menariknya, gol penentu juara sama-sama tercipta pada menit ke-116. Pada 2000-01, Liverpool memastikan diri sebagai pemenang berkat golden goal dari bunuh diri pemain lawan setelah imbang 4-4 dalam 90 menit. Adapun pada 2009-10, Atletico Madrid memastikan kemenangan 2-1 berkat gol kedua Diego Forlan.

Fakta menarik lain, final Liga Europa di Jerman selalu melibatkan klub asal Spanyol. Sebelum Sevilla pada musim ini dan Atletico Madrid pada 2009-10, Deportivo Alaves menembus laga puncak pada 2000-01. Hasilnya, Atletico juara, sedangkan Alaves gagal.

Sevilla Dua Kali Juara Lewat Adu Penalti

Bila melihat catatan sejarah kedua klub di Liga Europa, Sevilla bisa dikatakan lebih terbiasa melakoni final hingga 120 menit. Dalam lima kesempatan tampil sebagai juara, dua kali Los Nervionenses meraihnya lewat adu penalti.

Sevilla menjuarai Liga Europa 2013-14 setelah menang adu penalti atas Benfica.
mirror.co.uk

Kali pertama Sevilla juara lewat adu penalti pada final musim 2006-07. Menghadapi sesama klub Spanyol, Espanyol, Los Nervionenses imbang 1-1 selama 90 menit. Pada babak perpanjangan waktu, skor menjadi 2-2. Laga pun harus diselesaikan dengan adu penalti yang dimenangi Sevilla 3-1.

Kisah serupa diulangi Los Nervionenses pada final Liga Europa musim 2013-14. Menghadapi Benfica, tim asuhan Unai Emery imbang 0-0 dalam 90 menit. Kedua klub sama-sama gagal mengubah skor saat perpanjangan waktu. Sevilla lantas juara setelah menang adu penalti dengan skor 4-2.

Pengalaman berbeda dimiliki Inter Milan. Dalam satu-satunya final Piala UEFA yang harus diselesaikan lewat adu penalti, I Nerazzurri kalah. Itu terjadi pada musim 1996-97. Pada leg I, mereka kalah 0-1 di kandang FC Schalke 04. Adapun pada leg II, mereka hanya menang 1-0. Pada adu penalti, mereka akhirnya kalah 1-4.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More