Final Piala FA 1989 Jadi Ajang Saling Menguatkan Orang Merseyside

Football5star.com, Indonesia – Final Piala FA 1989 silam sangat berkesan bagi legenda Liverpool, Ian Rush. Laga tersebut mempertemukan The Reds dengan klub sekota, Everton.

Ian Rush menganggap laga di Stadion Wembley sebagai ajang saling menguatkan orang-orang Merseyside setelah dihantam tragedi Hillsborough yang menewaskan 96 pendukung Liverpool. Sebagai informasi, final Piala FA 1989 hanya berselang satu bulan setelah tragedi berdarah tersebut.

Rush juga memuji sikap Kenny Dalglish sebagai pelatih. Ia mempersilakan para pemainnya untuk tidak bermain karena masih trauma dengan tragedi Hillsborough.

Daily Mail

“Final itu untuk orang-orang Merseyside. Kami saling menguatkan pada laga tersebut dan itu punya arti lebih untuk saya. Kenny sangatlah hebat. Dia berkata jika Anda tidak ingin bermain akan baik-baik saja. dia menyerahkannya pada individu pemain,” kata Ian Rush seperti dilansir Daily Mail, Jumat (22/5/2020).

“Kami ingin melakukannya untuk penggemar. Kami tahu kami harus melakukan sesuatu untuk mereka, untuk semua yang telah mereka alami,” sambungnya.

Sementara itu, Liverpool sukses menjuarai Piala FA 1989 dengan mengalahkan Everton lewat babak extra time. Dan Ian Rush menjadi bintang kemenangan The Reds saat itu.

Masuk sebagai pemain pengganti, striker asal Wales mencetak dua gol pada babak tambahan. Kemenangan 3-2 itu sekaligus membuat Liverpool merengkuh trofi keempat Piala FA dan menjadi satu-satunya trofi yang mereka raih musim tersebut.