Format Liga Champions Diusulkan Berubah, Presiden La Liga Kebakaran Jenggot

Football5star.com, Indonesia – Format Liga Champions kabarnya tengah diusulkan untuk diubah. Usulan ini mendapat tentangan keras dari Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas.

Tebas lebih menyoroti perubahan format Liga Champions akan mendatangkan kerugian secara finansial untuk klub Spanyol. Menurutnya usulan tersebut layak untuk ditolak.

“Saya khawatir usulan perubahan di 2024 membahayakan klub Spanyol. Sejumlah media di Italia juga menyoroti hal tersebut. UEFA harus lebih jernih melihat ini,” kata Tebas seperti dikutip football5star.com dari AS, Senin (13/5/2019).

Pendamping Barcelona ke Liga Champions masiha akna ditentukan hingga pekan terakhir LaLiga.

“Ini persoalan strategi yang harus dibicarakan dengan matang. Jika tidak, nantinya klub bakal menerima uang yang jauh lebih sedikit,” ucap Tebas.

Tebas menyebut bisa saja hal tersebut berpengaruh pada pemain yakni soal penurunan gaji pemain. “Ketimpangan seperti ini yang harus di diskusikan semua klub peserta,” tambah Tebas.

“Saat ini klub La Liga mendapat banyak pendapatan musim ini. Kami harus melihat usulan tersebut lebih amtang. Secara ekonomi dan dampak komersial harus menjadi pertimbangan,” kata Tebas.

Beberapa waktu lalu, UEFA bersama uropean Club Association mengadakan pertemuan di Nyon untuk mereformasi format Liga Champions. Secara garis besar, format Liga Champions yang sudah mulai dipakai sejak 1992 akan berubah secara drastis.

Tidak hanya La Liga yang menolak usulan ini, Liga Inggris juga menentang usulan perubahan format Liga Champions. Sejumlah klub di Italia juga menentang usulan ini.

Comments
Loading...