Format Satu Leg Liga Champions Mungkin Bisa Berlanjut

Football5Star.com, Indonesia – Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengkonfirmasi bahwa format satu leg pada perempat final Liga Champions dan Liga Europa bisa saja dipakai lagi. Ceferin tertarik menggunakan format itu karena beberapa alasan.

Seperti yang diketahui, pada perempat final Liga Champions dan Liga Europa musim ini berubah dari dua leg menjadi satu leg dan dimainkan di tempat netral. Hal ini dikarenakan adanya pandemi virus corona.

Paris Saint-Germain bisa menuntaskan penantian kemunculan juara baru pada pentas Liga Champions.
thestatesman

“Kami dipaksa untuk melakukannya tetapi pada akhirnya kami melihat bahwa kami menemukan sesuatu yang baru. Jadi kami pasti akan memikirkannya di masa mendatang,” ucap Ceferin seperti dikutip Football5Star.com dari Reuters.

Ceferin melanjutkan, “tak banyak taktik. Jika itu adalah satu pertandingan, jika satu mencetak gol lalu tim lain harus mencetak gol secepat mungkin. Jika format dua leg akan ada banyak waktu untuk menang di pertandingan selanjutnya.”

Walaupun Ceferin mengakui ini adalah format yang menarik untuk Liga Champions dan Europa, tapi tentu saja Ceferin harus memikirkan hal yang lain. Seperti hak siar TV yang akan lebih sedikit karena jumlah pertandingan yang semakin sedikit.

Serge Gnabry mencetak dua gol saat Bayern Munich menang 3-0 atas Olympique Lyon pada semifinal Liga Champions.
Getty Images

“Tentu saja pertandingan bakal semakin menarik tapi kami juga harus berpikir tentang fakta bahwa kami memiliki pertandingan yang lebih sedikit. Para penyiar TV akan berkata ‘Anda tak memiliki banyak pertandingan seperti sebelumnya’, jadi tentu saja kami akan mendiskusikan hal ini setelah situasi gila ini berakhir,” ujar Ceferin.

Presiden UEFA itu melanjutkan, “pastinya itu adalah format yang sangat menarik. Jika kami akan memainkan sistem ini, tetapi kami belum berdiskusi dengan siapa pun, itu hanya ide, kami akan bermain di satu kota. Jika Anda bermain di satu kota, Anda bisa bermain sepak bola selama seminggu atau semacamnya. Tapi masih terlalu dini untuk memikirkannya.”

Liga Champions musim 2019-20 akan ditutup malam nanti dengan pertandingan final antara PSG vs Bayern Munich, (24/8/20).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More