Frank de Boer Tak Setuju Upah Pesepak Bola Pria dan Wanita Disamakan

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain Barcelona Frank de Boer keberatan dengan wacana federasi sepak bola Belanda yang menginginkan kesamaan nilai upah antara pesepak bola pria dan wanita pada 2023 mendatang, Kamis (15/8/2019).

Menurut de Boer banyak faktor mengapa pesepak bola wanita tak bisa memiliki upah sama dengan pesepak bola pria. Salah satunya soal kepopuleran.

“Saya pikir ini wacana yang konyol. Jika ada yang menonton untuk Piala Dunia ada 500 juta yang menonton dan 100 juta yang hanya menonton Piala Dunia Wanita. Itu bedanya,” kata de Boer seperti dikutip dari theguardian.

Dikatakan oleh de Boer, pesepak bola harus dibayar sesuai dengan harga sepantasnya, termasuk pesepak bola wanita. Namun menyamakan nilai upah pria dengan wanita adalah kekeliruan.

“Mereka (pesepak bola wanita) memang harus dibayar sesuai dengan apa yang mereka dapatkan dan tidak kurang atau lebih,”

“Jika mereka nantinya sepopuler laki-laki, mereka akan mendapatkan. Karena sepak bola saat ini tergantung pada iklan dan lain sebagainya,” tambah de Boer.

Asosiasi sepak bola Belanda baru-baru ini melemparkan gagasan untuk menyamaratakan upah antara pesepak bola pria dan wanita yang bermain untuk timnas pada 2023 mendatang.

Beberapa waktu sebelumnya sejumlah pesepak bola wanita asal Amerika Serikat juga menuntut hal sama kepada federasi sepak bola Amerika Serikat.

Comments
Loading...