Freddie Ljungberg Sangat Yakin Arsenal Masih Bisa Finis di 4-Besar

Football5Star.com, Indonesia – Krisis belum berlalu dari Arsenal. Pada laga pertama setelah pemecatan Unai Emery, The Gunners hanya menuai hasil imbang 2-2 di kandang Norwich City, Minggu (1/12/2019). Itu membuat mereka tak menang dalam enam laga Premier League beruntun. Meskipun demikian, pelatih karetaker Freddie Ljungberg tetap optimistis.

Di Carrow Road, Arsenal meraih hasil imbang setelah dua kali tertinggal dari sang tuan rumah. Satu poin sanggup dibawa pulang ke London Utara berkat brace ‘dua gol’ dari snag kapten baru, Pierre-Emerick Aubameyang. Hasil tersebut membuat The Gunners masih terpaku di posisi ke-8 klasemen sementara Premier League.

Saat ini, dengan koleksi 19 poin, Arsenal terpaut tujuh poin dari Chelsea yang berada di posisi ke-4. Namun, Freddie Ljungberg yakin finis di 4-besar bukan sesuatu yang mustahil digapai anak-anak asuhnya.

Arsenal hanya bermain imbang 2-2 di kandang Norwich City pada laga perdana Freddie Ljungberg sebagai pelatih karetaker.
standard.co.uk

“Seratus persen,” jawab Freddie Ljungberg saat ditanya soal kemungkinan finis di 4-besar Premier League selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari Football London.

Keyakinan itu didasarkan pada satu hal, yakni persaingan yang sangat ketat dan penuh dinamika. “Orang-orang kehilangan poin di mana-mana. Kami juga kehilangan poin. Jadi, liga saat ini lumayan gila. Tentu saja saya pikir Arsenal akan dapat kembali ke 4-besar,”urai Freddie Ljungberg lagi.

Keyakinan pria asal Swedia itu juga didasarkan pada penampilan Arsenal di Carrow Road. Di kandang Norwich City itu, mereka mampu tampil dominan dan menciptakan banyak peluang. Satu-satunya titik lemah adalah transisi permainan yang masih buruk.

“Kami memulai pertandingan dengan baik. Kami benar-benar dominan, menemukan banyak ruang, dan mencetak banyak peluang. Saya kira kami seharusnya dapat unggul terlebih dahulu,” ulas Freddie Ljungberg. “Semua orang dapat melihat kami punya masalah dalam transisi ketika kehilangan bola. kami harus memperbaiki hal itu.”

Comments
Loading...