Gabung Everton, Begini Statistik James Rodriguez bersama Ancelotti

Football5Star.com, Indonesia – Ada optimisme tinggi yang dilontarkan James Rodriguez setelah resmi menjadi pemain baru Everton, Senin (7/9/2020). Salah satu faktornya, tentu saja karena dia akan kembali ditangani Carlo Ancelotti.

Pengalaman masa lalu jadi rujukan James Rodriguez. Sebelum di Everton, top skorer Piala Dunia 2014 itu pernah merasakan sentuhan Ancelotti di Real Madrid dan Bayern Munich. Dia yakin kolaborasi dengan pelatih asal Italia itu akan kembali berbuah manis di Everton.

James pantas semringah kembali berkolaborasi dengan Ancelotti. Bersama pelatih berumur 61 tahun itu, harapan untuk kembali jadi pemain inti kembali menyeruak. Masa-masa suram bersama Zinedine Zidane di Real Madrid ditengarai tak akan lagi terulang.

telemundodeportes.com

Sepanjang kariernya, James melakoni 51 pertandingan di bawah asuhan Ancelotti. Rinciannya, 46 kali bersama Madrid dan 5 kali bersama Bayern. Dari 51 pertandingan itu, hanya 4 kali dia masuk sebagai pemain pengganti. Artinya, dia tampil sebagai starter dalam 92% laga.

Kontribusinya pun terbilang lumayan apik. James mampu mengemas 18 gol dan 19 assist. Gol-golnya pun hampir selalu bertuah bagi tim asuhan Ancelotti. Dari 15 laga yang diwarnai gol James, tim asuhan Ancelotti menuai 14 kemenangan dan hanya 1 kali imbang.

Satu-satunya anomali adalah pada leg I Supercopa de Espana 2014. Mampu menjebol gawang Atletico Madrid pada menit ke-80, James gagal membawa Real Madrid menang karena Raul Garcia membuat gol penyeimbang hanya tujuh menit berselang.

James Bukan Jaminan Trofi

Akan tetapi, kolaborasi James Rodriguez dan Carlo Ancelotti bukan jaminan trofi juara liga atau Liga Champions. Pada musim 2013-14, kedatangan sang bintang Kolombia yang berstatus top skorer Piala Dunai 2014 tak mampu membawa Real madrid dan Carletto mempertahankan gelar juara LaLiga.

thesun.co.uk

Sumbangan 13 gol dan 13 assist dalam 29 laga dari James hanya membawa Madrid finis sebagai runner-up. Adapun di Copa del Rey, Los Blancos tersingkir pada babak 16-besar.

Kisah serupa terulang pada musim 2017-18 di Bayern Munich. Sebelum James datang, Carlo Ancelotti mampu membawa Die Roten juara Bundesliga. Namun, hanya enam pekan memasuki musim 2017-18 bersama bintang Kolombia itu, Carletto didepak dari kursi pelatih.

Di Bayern, James Rodriguez justru meraih trofi tanpa Ancelotti. Dia menjuarai Bundesliga 2017-18 bersama Jupp Heynckes. Musim berikutnya, trofi Bundesliga dan DFB Pokal yang diraihnya bersama Niko Kovac.

Carlo AncelottiJames RodriguezLiga InggrisPremier League