Gagal Bayar Gaji Karena Krisis Keuangan, Klub Egy Maulana Vikri Resmi Ditinggal Pemain

Football5star.com, Indonesia – Buntut krisis keuangan yang melanda klub yang dibela Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, mulai terasa. Terbaru, salah satu pemain andalan Lechia Gdanks, Rafal Wolski, resmi memutus kontrak akibat gaji yang tak kunjung dibayarkan.

Spekulasi mengenai hal itu sejatinya sempat beredar di pelbagai media di Polandia dalam beberapa hari terakhir. Sampai akhirnya, Lechia Gdansk membuat pernyataan resmi mengenai status Rafal Wolski.

“Dengan mengacu kepada publikasi di portal Interia Sport yang berjudul “Rafal Wolski akan menjadi pemain bebas transfer”, Lechia Gdańsk SA menegaskan fakta bahwa kontrak untuk sepak bola profesional antara klub dan pemain resmi diakhiri pada 4 Maret 2020,” tulis pernyataan yang dikutip Football5star.com dari laman Lechia.pl.

Meski begitu, kubu Lechia Gdansk membuat klarifikasi terkait kewajiban pembayaran gaji kepada sang pemain. Menurut mereka, ada beberapa isu yang melenceng dan tidak sesuai dengan kontrak atau regulasi yang berlaku.

“Namun, informasi yang terkandung dalam publikasi bahwa klub harus membayar pemain semua gajinya pada akhir Juni 2021, tidak tepat. Lechia Gdańsk berkewajiban untuk membayar selisih antara bonus yang diterimanya dan remunerasi untuk bermain di klub lain. Oleh karena itu, tesis yang terkandung dalam publikasi hanya benar jika Rafal Wolski berhenti bermain sepak bola pada 30 Juni 2021,” sambung pernyataan itu.

Kepergian Rafal Wolski tentu menjadi kehilangan besar untuk Lechia Gdansk. Gelandang berusia 27 tahun itu merupakan salah satu pemain kunci ketika Lechia Gdansk menempati peringkat kedua klasemen Ekstraklasa serta menjuarai Piala Polandia pada musim lalu.

Rafal Wolski sudah bermain total dalam 78 pertandingan bersama Lechia Gdansk. Mantan pemai Fiorentina dan Bari itu mencetak 7 gol dan 11 assists untuk klub yang dibela pemain timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, sejak musim lalu itu.

Rafal Wolski Bukan yang Pertama dan Terakhir

Egy Maulana Vikri dan Lechia Gdanks - Lechia.pl

Selain Rafal Wolski, satu pemain lain yang diberitakan segera memutus kontrak dengan Lechia Gdansk adalah Slawomir Peszko. Namun, khusus untuk pemain berusa 35 tahun itu, Lechia masih berpatokan aturan main Badan untuk Penyelesaian Sengketa Olahraga PZPN.

“Sampai masalah tersebut diselesaikan, Slawomir Peszko masih harus melakukan kewajibannya berdasarkan kontrak. Klub tidak berniat untuk memberikan komentar lebih lanjut tentang masalah ini,” tulis pernyataan Lechia lagi.

Lechia Gdansk memang dalam posisi terjepit untuk persoalan ini. Krisis keuangan membuat mereka menunggak gaji para pemainnya sejak beberapa bulan terakhir. Di sisi lain, ada aturan dari otoritas sepak bola Polandia (PZPN) yang menyebutkan kalau terdapat masalah dengan pembayaran gaji, pemain berhak menuntut pemutusan kontrak sepihak.

Egy Maulana - Lechia Gdansk - @LechiaGdanskSA

Dalam peraturan PZPN itu, jika seorang pemain tidak menerima remunerasi alias gaji selama minimal dua bulan, dia memiliki hak untuk mengakhiri kontrak secara sepihak.

Rafal Wolski bukan pemain pertama yang mengambil langkah itu. Pada Januari lalu, Blazej Augustyn and Artur Sobiech sudah bersuara lantang soal tuntutan gaji. Hal yang membuat dua nama itu dicoret dari skuat Lechia dan dipersilakan hengkang mencari klub baru.

Artur Sobiech, kini sudah menjalani petualangan baru bersama klub kasta kedua Liga Turki, Fatih Karagumruk SK Istanbul. Sementara, nama-nama lain pun dikabarkan segera menyusul mengambil langah tersebut. Termasuk kapten tim Flavio Paixao. Namun, belum diketahui bagaimana nasib Egy Maulana Vikri.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More