Gaji 25 Persen Bikin Pemain Liga 1 Mulai Jual Barang-Barangnya

Football5Star.com, Indonesia – Penetapan gaji 25 persen buat pemain dan pelatih di Liga 1 disebut-sebut seakan tak adil. Bahkan pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, menyebut kalau sekarang mulai banyak pemain yang mulai menjual barang-barangnya untuk menutupi kekurangan keuangannya.

Seperti diketahui, dalam SK terbaru nomor 69, PSSI kembali membolehkan klub membayar gaji pelatih dan pemain sebesar 25 persen saja. Aturan gaji ini mulai berlaku untuk klub pada Oktober dan Desember.

Kondisi ini dikeluhkan oleh Robert Alberts. Dengan gaji hanya 25 persen, menurutnya akan sulit buat pemain dan pelatih untuk bertahan. Apalagi bagi pemain atau pelatih yang gajinya kecil. Bahkan, Robert mendengar ada pemain Liga 1 yang mulai menjual barang-barang berharganya untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Gaji 25 Persen Bikin Pemain Liga 1 Mulai Jual Barang-Barangnya Komentar Robert Alberts Akan Dibawa ke Komdis PSSI Sepak Bola Indonesia itu Unik, Tak Ada di Negara Manapun Robert Alberts Kesal, PSSI Bikin Bingung Soal Liga 1 2020 Robert Alberts Geleng-Geleng dengan Aturan Baru Liga 1 2020 pelatih persib Robert Alberts Beberkan 3 Klub yang Minta Bursa Transfer Dibuka Pelatih Persib Masa Bodoh Soal Greg Nwokolo robert alberts

“Kami hidup dengan gaji 25 persen dan tidak banyak orang yang bisa bertahan. Kalian bisa lihat ada cerita pemain penjaga bank, membuka usaha atau ada juga ada yang sudah menjual barang-barangnya,” bilang Robert Alberts dikutip dari Tribun Jabar.

Sebenarnya, kata Robert Alberts, pemain dan pelatih sama sekali tak bersalah atas ketidakjelasan nasib Liga 1. Namun, aturan gaji 25 persen dari PSSI itu membuat mereka seakan yang kena getahnya.

“Jadi terlihat kami seolah menjadi korban meskipun tidak bersalah, tidak banyak yang bisa dilakukan karena Covid,” pungkas pelatih asal Belanda itu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More