Gandeng Gubernur Bantu Jakmania, Gede Widiade Tak Mau Dibilang Berjasa

Football5Star.comGede Widiade tak mau dibilang berjasa usai menggandeng Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, membantu the Jakmania. Menurutnya, bantuan ini sebagai bentuk program dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Rabu (20/5/2020), Gede Widiade bersama Gubernur Anies Baswedan menyerahkan paket sembako kepada Korwil-Korwil Jakmania. Aksi sosial ini tentu menjadi salah satu perhatian antara Gede Widiade dengan Jakmania.

Padahal, Gede sudah tak menjabat sebagai Dirut Persija. Cuma memang, dia memiliki kenangan indah saat membawa Persija Jakarta juara Liga 1 2018. Namun, dia tak mau dibilang berjasa.

“Alasannya ini merupakan program dari DKI. Ada KSBB jadi saya merasa sebagai warga Jakarta punya kewajiban ada sedikit dana yang disisihkan untuk menyerahkan ke Pemda DKI dan selanjutnya Pemda DKI memberikan ke orang yang tepat,” bilang Gede.

Gandeng Gubernur Bantu Jakmania, Gede Widiade Tak Mau Dibilang Berjasa

Nah untuk itu kami kemarin kerjasama dengan Bung Diky (Budi Ramadhan) kita memohon ke Pemda DKI agar bantuan ini kita serahkan bukan hanya ke The Jak tapi banyak, ada polisi, OB, secury, dan terakhir sekarang The Jak sama mahasiswa,” sambung dia.

Gede sebagai warga Jakarta dan pernah bekerjasama dengan The Jak serta Persija tentu ingin menjaga hubungan baiknya. “Saya dengan The Jak hubungan tidak putus dan erat sangat dalam. Saya, Anies, dan The Jakmania punya hubungan dekat. Waktu pak Anies pertama kali menjabat sama-sama dengan saya pertama kali tahun 2017,” papar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut kalau aksi sosial ini merupakan kolaborasi banyak pihak. Pihaknya memanggul warga Jakarta yang mendapatkan rezeki berlebih untuk bisa membantu yang lainnya.

“Kami memanggilnya gini, istilah kami bayar balik ke Jakarta. Kita semua mengadu nasib ke Jakarta dan sekarang Jakarta sedang ada tantangan. Mari kembalikan ke Jakarta dan ini sebagian direspons. Begitu banyak orang baik di Jakarta. Dan mereka bingung kemana kami harus menyalurkan,” sahut Anies Baswedan memungkasi.