Gangguan Jantung, Bek Kiri Milan Harus Istirahat Lama

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – AC Milan harus menunggu lama untuk bisa memainkan bek kiri anyar, Ivan Strinic. Gara-gara mengalami masalah di jantung, pemain asal Kroasia tersebut dikabarkan harus absen lama. Menurut seorang ahli jantung, Strinic butuh istirahat selama 3-4 bulan.

Seperti dilansir manajemen Milan pada Sabtu (18/8/2018), Strinic diketahui mengalami masalah di jantung. Dia terindikasi mengalami hipertrofi atau penebalan dinding bilik jantung. Segera setelah diketahui mengalami masalah tersebut, sang pemain diparkir Milan untuk waktu yang tak ditentukan.

Terkait hipertrofi yang dialami Strinic, Bruno Caru, seorang ahli jantung, menyatakan butuh waktu setidaknya 3-4 bulan bagi sang pemain untuk bisa kembali beraktivitas normal.

Ivan Strinic saat diperkenalkan sebagai penggawa baru AC Milan oleh Leonardo dan Paolo Maldini.
Twitter @MilanBible

“Untuk memahami tipe hipertrofi yang dialami, Strinic butuh waktu istirahat setidaknya 3-4 bulan,” terang Caru seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttosport.

Caru menutup kemungkinan sang bek kiri anyar Milan itu kembali dalam waktu lebih cepat. Dia juga menyarankan adanya pemeriksaan lebih detail dari ahli jantung untuk mencegah gejala lebih buruk dari hipertrofi yang dialami sang pemain.

Strinic diangkut Milan secara bebas transfer dari Sampdoria pada awal musim ini. Dia diproyeksi sebagai pesaing Ricardo Rodriguez yang telah semusim menghuni skuat I Rossoneri

Strinic termasuk dalam skuat timnas Kroasia yang membuat kejutan besar di Piala Dunia 2018. Dari tujuh laga yang dilakoni Vatreni sejak penyisihan grup hingga final, bek kiri berumur 31 tahun tersebut hanya sekali absen. Itu saat anak-anak asuh Zlatko Dalic melawan Islandia di laga terakhir penyisihan grup.