Gara-Gara Doping, Rusia Dipastikan Absen di Piala Dunia 2022

Football5star.com, Indonesia Badan Anti-Doping Dunia (Wada) memberi hukuman keras pada Rusia. Mereka dilarang tampil di ajang Piala Dunia 2022 yang akan diselenggarakan di Qatar.

Larangan dari Wada ini tidak hanya di bidang sepak bola, tapi juga di semua ajang olahraga. Badan Anti-Doping Dunia ini melarang Rusia berkecimpung di semua jenis olahraga selama empat tahun ke depan.

Selain Piala Dunia 2022, negara bekas Uni Soviet juga dipastikan absen pada Olimpiade 2020 yang akan berlangsung di Jepang. Tapi menariknya, mereka masih bisa tampil di Piala Eropa tahun depan, yang mana mereka jadi salah satu tuan rumah yang berlangsung di St Petersburg.

FIFA mengumumkan tak satu pun sampel tes doping di Piala Dunia 2018 yang positif. (football5star.com / elconfidencial.com)
Elconfidencial

Alasan diperbolehkannya Tim Beruang Merah tampil di Piala Eropa karena ajang itu berada di bawah naungan UEFA yang tidak didefenisikan sebagai organisasai besar oleh Wada.

Keputusan tegas ini dibuat Komite Eksekutif Wada dalam sidang yang berlangsung di Lausanne, Swiss. Wada memberikan waktu 21 hari untuk Rusia melakukan banding.

Vonis diambil setelah Badan Anti Doping Rusia (Rusada) terbukti bersalah dengan memanipulasi data laboratorium yang diserahkan pada penyelidik Januari lalu.

Masalah doping ini sejatinya kasus lama yang terjadi pada 2014 lalu. Bahkan sejak saat itu, sebanyak 168 atlet Rusia berkompetisi di ajang internasional dengan benera netral pada olimpiade 2018.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More