Gara-Gara Kim Jong-un, Pesepak Bola Korut Harus Tinggalkan Austria

Football5Star.com, Indonesia – Sikap keras kepala Kim Jong-un yang tetap melanjutkan uji coba senjata nuklir berimbas buruk bagi Pak Kwang-ryong. Striker Klub SKN St. Poelten di Bundesliga itu harus meninggalkan Austria.

Pak Kwang-ryong sudah bergabung dengan St. Poelten sejak 2017. Pihak klub sebetulnya ingin memperpanjang kontrak striker berumur 27 tahun itu. Namun, pemerintah Austria tak mungkin memberikan izin kerja karena sanksi yang dijatuhkan Uni Eropa kepada Korea Utara.

Berdasarkan putusan panel pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada April silam, Kwang-ryong termasuk satu dari tiga pesepak bola yang harus direpatriasi ke negerinya.

Getty Images

“Dengan segala hormat kepada Tuan Pak, Austria melalu otoritas yang berkompeten telah memulai prosedur yang diperlukan untuk mencabut izin tinggal dan izin kerjanya,” sebut laporan yang dikutip Football5Star.com dari NK News.

Akan tetapi, saat itu belum ada kejelasan proses deportasi Kwang-ryong dari Austria. Pihak St. Poelten berkeras sang pemain masih terikat kontrak sah hingga musim ini berakhir. Mengingat kompetisi saat itu belum berakhir, striker Korea Utara itu masih sah sebagai pemain di klub tersebut.

“Pak Kwang-ryong saat ini masih di Austria dan menjadi pemain reguler di tim kami dengan kontrak sah hingga akhir musim ini,” ujar Tomas Weber, juru bicara St. Poelten. “Dia juga masih memiliki izin kerja yang sah di Austria.”

Kini, setelah kompetisi usai, termasuk babak play-off degradasi yang dijalani St. Poelten, tak ada lagi alasan bagi Kwang-ryong. Per 1 Agustus 2020, dia dinyatakan tak lagi terikat dengan klubnya itu.

Disayangkan Pengamat Politik

Getty Images

Deportasi yang harus dialami Kwang-ryong disesalkan oleh Tereza Novotna, peneliti senior EUROPEUM yang juga pemerhati hubungan Uni Eropa dan Korea Utara. Dia menilai kejadian yang menimpa striker St. Poelten tersebut justru kontraproduktif.

“Saya menilai hal ini adalah bukti sanksi terhadap Korea Utara itu absurd dan bahkan kontraproduktif. Saya kira seharusnya ada pengecualian untuk urusan budaya, olahraga, dan pendidikan,” ujar Tereza Novotna mengomentari nasib Kwang-ryong.

Pak Kwang-ryong memulai petualangan di Eropa pada 2011 dengan menerima tawaran dari FC Will 1900. Hanya berselang enam bulan, dia dibeli FC Basel. Namun, selama empat tahun, dia dipinjamkan ke Bellinzona dan FC Vaduz. Pada 2015, dia dilepas secara gratis ke Biel-Bienne. Pada Januari 2016, dia hijrah ke Laussane hingga akhirnya bergabung dengan St. Poelten pada 2017.

Bundesliga AustriaKim Jong-unkorea utaraLiga AustriaPak Kwang-ryongSt. Poelten