Gara-Gara Lampu, Besiktas Dihukum UEFA

Football5Star.com, Indonesia – Klub Turki, Besiktas, dijatuhi hukuman oleh UEFA terkait lampu stadion. Klub teras Turki itu didenda 25.000 euro (sekitar Rp399 juta) karena sebagian lampu di Stadion Vodafone Park padam saat mereka menjamu RB Leipzig, 29 September silam.

Dalam laga tersebut, deretan lampu di beberapa sisi stadion mati ketika pertandingan memasuki menit ke-60. Secara otomatis, pertandingan pun dihentikan. Wasit Sergey Karasev dari Rusia bahkan sempat memerintahkan para pemain masuk ke ruang ganti. Namun, sesaat setelah mereka meninggalkan lapangan, lampu kembali menyala.

Hanya 10 menit lamanya sebagian lampu itu padam. Namun, itu sudah cukup bagi UEFA untuk menyatakan panitia pertandingan lalai. Apalagi mereka juga dinyatakan melanggar pasal 38 tentang keamanan terkait penutupan tangga tribun. Untuk itu, seperti diumumkan UEFA pada Selasa (24/10/2017), Besiktas harus membayar denda 25.000 euro.

wtop.com

Selain Besiktas, klub lain yang mendapat hukuman adalah Anderlecht. Klub asal Belgia itu dijatuhi denda 7.000 euro (sekitar Rp112 juta). Gara-garanya, saat menghadapi Bayern Munich, ada sebagian fans mereka yang menyalakan kembang api.

Hukuman yang didapatkan kedua klub itu tak seberapa dibanding hukuman bagi Partizan Belgrade. Pada 7 Agustus lalu, klub asal Serbia itu dijatuhi denda 130.000 euro (sekitar Rp2,1 miliar) dan menggelar dua laga kandang tanpa penonton. Itu sebagai ganjaran atas ulah para suporternya.

Dalam dua laga melawan Buducnost Podgorica dan Olympikaos pada kualifikasi Liga Champions, sejumlah insiden terjadi. Ada fans yang menyalakan kembang api, melemparkan benda ke lapangan, menunjukkan perilaku rasial, dan menyerbu lapangan. Sejumlah pelanggaran itu bahkan membuat Partizan harus menjalani masa percobaan selama tiga tahun.

AnderlechtBesiktasLiga ChampionsPartizan BelgradeRB LeipzigUEFA