Gara-Gara Pandemi Corona, Liga Jepang Hapus Degradasi

Football5star.com, Indonesia – Liga Jepang akhirnya mengambil sikap tegas terkait virus corona. Mereka resmi menghapus degradasi untuk musim ini.

Penghapusan degradasi ini meliputi tiga kasta tertinggi di Jepang. Kendati demikian, sistem promosi tetap dilaksanakan.

Ketua J-League, Mitsuru Murai, mengatakan keputusan ini dibuat untuk mendorong para pemain menghadapi situasi sulit. Mereka juga tidak ingin menghukum klub-klub dengan mendegradasi mereka saat situasi dunia sedang sulit.

“Akan ada banyak hambatan dan kompetisi mungkin tidak seimbang dan adil. Tapi kami ingin sepak bola terus berlanjut. Ada daerah yang banyak terinfeksi dan daerah tanpa anak-anak di mana anak-anak sudah kembali sekolah,” kata Murai seperti dilansir laman resmi kompetisi, Jumat (20/3/2020).

liga jepang tanpa degradasi-japantimes
japantimes

“Beberapa tim mungkin bisa bermain dan tim lain mungkin tidak bisa. Itu akan mengganggu integritas kompetisi. Beberapa tim lain mungkin harus berurusan dengan laga tanpa penonton. Jadi saya rasa keputusan ini harus diambil,” ia menambahkan.

Dengan ditiadakannnya degradasi, peserta kasta tertinggi Liga Jepang, J-League, yang tadinya berjumlah 18 tim, musim depan akan berjumlah 20 tim. Sedangkan J-League 2 akan diikuti oleh 24 tim.

Selain itu, operator liga juga menetapkan kompetisi akan kembali berlanjut 17 April mendatang. Dan kemungkinan besar semua laga akan berlangsung tanpa penonton.