Gara-gara Sex Doll, FC Seoul Dikenai Hukuman Berat

Football5star.com, Indonesia – Raksasa asal Korea Selatan, FC Seoul, mendapat hukuman berat akibat insiden sex doll di laga melawan Gwangju pekan lalu. K-League memberi hukuman denda sebesar 100 juta Won (sekitar Rp 1,2 miiliar).

Seperti yang diketahui, FC Seoul menjadi sorotan publik sepak bola dunia setelah menggunakan 25 sex doll sebagai ‘penonton’ di laga melawan Gwangju. Seluruh sex doll tersebut didandani menggunakan jersey kebanggan Seoul.

Selain menggunakan jersey, sex doll tersebut juga memegani berbagai poster yang mengiklankan toko penjual alat-alat hubungan seks. K-League memiliki aturan yang melarang setiap klub untuk mengiklankan alat-alat seks.

Sejatinya, manajemen tim sudah menyampaikan permintaan maaf terkait insiden ini. Permintaan maaf tersebut diunggah ke akun Instagram klub pada Senin (18/5) lalu.

“Kami ingin meminta maaf kepada seluruh suporter. Kami ingin mempercantik suasana pertandingan tanpa penonton ini,” tulis pernyataan lengkap klub.

Selain dari K-League, FC Seoul juga terancam diusir dari markas mereka, Stadion Sangam. Saat ini, operator stadion, Seoul Facilities Management Operation sedang melakukan investigasi terkait penyalahan kontrak.

Dalam kontrak dengan Seoul Facilities Corporation, pihak klub diwajibkan untuk melakukan koordinasi sebelum menggunakan fasilitas stadion untuk kegiatan pemasaran. Jika dinyatakan bersalah, bukan tak mungkin Seoul Dragons bisa diusir dari Stadion Sangam yang sudah mereka tempati semenjak 2004 silam.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More