Gara-Gara Streaming Sepak Bola Ilegal Berujung Penjara

Football5Star.com, Indonesia – Hati-hati melakukan streaming sepak bola secara ilegal lantaran bisa berujung mendekam di penjara. Hal itu menimpa oleh pengelola situs penyedia streaming ilegal yang akhirnya dijatuhi hukuman penjara.

Penyedia situs streaming ilegal bolasiar.live, bolasiar.net, bolasiar.xyz, dan 62.210.88.55 baru saja diadili. Terdakwa yang tak disebutkan namanya itu terbukti melanggar hak cipta. Mereka dijatuhkan hukuman penjara selama dua tahun empat bulan dan denda sebesar Rp750 juta subsider dua bulan kurungan di PN Semarang.

Dalam putusannya, Majelis Hakim berpendapat bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana pelanggaran hak cipta. Hal itu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang hak cipta.

Gara-Gara Streaming sepak Bola Ilegal Berujung Penjara

“Menjatuhkan pidana penjara 2 (dua) tahun 4 (empat) bulan dan denda sebesar Rp. 750.000.000,-, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar, diganti pidana kurungan 2 bulan,” ujar Eko Budi Supriyanto selaku Ketua Majelis Hakim dalam persidangan yang terbuka untuk umum (Senin, 1/2/2021).

Nasib yang sama nampaknya juga bakal dialami oleh pengelola situs streaming sepak bola ilegal lain. Mulai dari nontonliga.com, nontonliga.us dan afiliasi dari website nontonliga yang terkait. Mereka ialah nontonligaus.blogspot.com, pptvnow.blogspot.com, pptvsport3.blogspot.com, pptvsport4.blogspot.com, pptv3.blogspot.com.

Kepolisian Daerah Jawa Barat telah melengkapi bukti dan disetorkan ke Kejaksaan (P-21). Dalam berkas pemeriksaan, tersangka dinyatakan melakukan perbuatan pidana melalui situs streaming ilegal.

“Langkah ini sebagai bukti kalau kita harus berjuang dengan tindakan nyata khususnya terkait kasus pelanggaran Hak Cipta atas tayangan yang dimiliki secara sah ini,” kata Kuasa Hukum MOLA TV, Uba Rialin.

“Kami sangat menyayangkan adanya streamimg sepak bola ilegal ini karena kami sudah berusaha bersikap kooperatif. Sebelum memulai suatu prosedur hukum atas kasus dugaan pelanggaran tertentu kami memastikan untuk selalu membuka pintu dialog dan kerjasama, namun apa daya usaha tersebut tidak diindahkan dan pelanggaran tetap terjadi,” tutupdia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More