Gara-Gara Wasit, Sebuah Laga di Liga Italia Harus Diulang

Football5star.com, Indonesia – Sebuah peristiwa menarik terjadi di Divisi VII Liga Italia. Sebuah laga harus diulang gara-gara wasit membuat putusan keliru yang menentukan hasil pertandingan. Laga itu melibatkan Barracuda dan Bacigalupo di Grup D Prima Categoria, 4 November silam.

Laga itu dimenangi Bacigalupo dengan skor 3-2. Gol penentu kemenangan tercipta pada menit ke-95 atau injury time. Namun, sebelumnya, saat babak kedua baru berlangsung sembilan menit, wasit Salvatore Sangiovanni menghadiahkan penalti bagi Bacigalupo.

Hasil laga Bacigalupo vs Barracuda yang harus diulang karena kekeliruan wasit.
tuttocampo.it

Penalti itulah yang bermasalah. Pasalnya, Sangiovanni memberikan penalti hanya karena pemain Barracuda, Gianpiero Opsi, melontarkan kalimat yang bernada penistaan agama. Menariknya, hal itu dilakukan kepada rekan-rekannya, bukan terhadap salah satu pemain lawan.

Hukuman penalti yang dijatuhkan Sangiovanni ternyata keliru. Komite Regional Piedmont memberikan putusan membatalkan hasil pertandingan ketika Barracuda mengajukan banding. Pasalnya, berdasarkan aturan yang ada, pelanggaran seperti itu tak dihukum tendangan penalti. Seharusnya, Sangiovanni hanya memberikan tendangan bebas tidak langsung.

Kelalaian Sangiovanni pun membuat Komite Regional Piedmont memerintahkan pertandingan diulang di tempat yang sama pada pekan depan. Saat ini, Bacigalupo berada di posisi kedua klasemen sementara, sedangkan Barraccuda bertengger di posisi ke-10.

Kasus penistaan agama musim ini dialami gelandang Udinese, Ronaldo Mandragora. Pada awal musim ini, ketika Udinese melawan Sampdoria, Mandragora melontarkan sumpah serapah kepada Tuhan dan Bunda Maria. Insiden pada laga yang berlangsung pada Agustus 2018 itu lantas berbuah sanksi satu pertandingan bagi sang pemain.

Comments
Loading...