Garcia Anggap Barcelona Layaknya Mesin Tak Terkalahkan

Kekecewaan dirasakan Pelatih AS Roma, Rudi Garcia, usai timnya dibantai habis-habisan oleh Barcelona, Rabu (25/11). Namun di satu sisi Garcia juga sadar mengalahkan Barcelona bukanlah tugas yang mudah.

Tampil di hadapan pulik Camp Nou, Roma tak bisa memberikan banyak perlawanan. Laga baru berjalan 15 menit, I Giallorossi sudah kecolongan gol oleh Lionel Messi. Barcelona kemudian mencetak lima gol tambahan dan Roma hanya mampu mencetak gol penghibur lewat aksi Edin Dzeko.

Barcelona memang cukup pantas memenangi laga ini dengan keunggulan telak. Trisula andalan Barcelona, Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar, betul-betul memorak-porandakan lini pertahanan Roma.

“Tim yang mengalahkan Real Madrid dengan keunggulan empat gol tanpa balas dan bermain di puncak performa layak disebut mesin yang tak terkalahkan,” ucap Garcia dalam situs resmi klub.

“Barcelona memiliki pemain-pemain yang hebat dan mereka mencetak gol-gol indah. Saya tak bisa menyalahkan para pemain untuk apa pun. Memenangi laga ini adalah misi yang mustahil,” imbuh sang pelatih.

Kendati begitu, Roma masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16-besar Liga Champions. Syaratnya, Roma harus mengalahkan BATE Borisov dan Bayer Leverkusen gagal menang atas Barcelona di laga pamungkas.

“Saya kecewa dan marah karena kami kalah telak, tapi pada akhirnya kami harus berkonsentrasi untuk memenangi pertandingan melawan Atalanta di Serie A dan kemudian melawan Borisov untuk lolos di Liga Champions,” kata Garcia.

Comments
Loading...