Gelandang Filipina Waspadai Dukungan Suporter Indonesia

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Dukungan suporter Indonesia yang ditunjukkan setiap kali tim nasional bertanding ternyata benar-benar memberikan tekanan mental bagi lawan. Hal diakui langsung oleh gelandang tim nasional Filipina Stephan Schroeck.

Filipina tergabung di Grup B bersama juara bertahan Thailand, runner-up 2014 Indonesia, Singapura, dan Timor Leste. Perubahan format yang diterapkan oleh AFF memastikan mereka bertandang ke Indonesia dalam laga terakhir fase penyisihan grup pada 25 November 2018.

Pada umumnya, pertandingan terakhir kerap menjadi momen penentuan dalam fase penyisihan grup. Bagi Schroeck, laga tandang melawan Indonesia adalah ujian berat bagi Filipina.

“Kami sangat menyadari betapa sulitnya bermain di Jakarta. Kami juga tahu segalanya tentang fans di Indonesia,” kata Schroeck kepada laman resmi Piala AFF.

“Kami berharap sudah memastikan diri lolos dari fase ketika menghadapi mereka. Jujur saja, saya merasa menjadi juara grup adalah hal yang sangat mungkin bagi kami,” tutur dirinya.

Salah satu hal yang membuat pemain berusia 32 tahun itu optimistis The Azkals bisa memuncaki klasemen tak lain karena kehadiran pelatih anyar Scott Cooper.

Sosok yang pernah menangani Mitra Kukar tersebut memang sudah malang melintang di sepakbola Asia Tenggara sejak 2013. Schroeck pun berharap pengalaman tersebut dapat memberikan keuntungan bagi Filipina.

Evan
Antara

Meski demikian, Schroeck mengaku pengalaman buruk di Piala AFF 2014 membuat Filipina harus ekstra waspada dengan optimisme yang dimiliki. Seperti yang kita ketahui, mereka gagal lolos dari fase penyisihan grup meski ketika itu berstatus sebagai tuan rumah.

“Kami percaya diri, tetapi tidak boleh arogan. Kami tidak meremehkan tim lain. Kami sadar hal yang terjadi dua tahun lalu dan kami tidak boleh cepat berpuas diri kali ini,” tegas dirinya.

Dalam Asian Games 2018 kemarin, timnas Filipina memutuskan untuk tidak ambil bagian. Adapun langkah Timnas Garuda sendiri terhenti di babak 16 besar setelah ditaklukkan Uni Emirat Arab melalui drama adu penalti.

Comments
Loading...