Gelandang PSG Minta Hengkang Januari Nanti, Sang Presiden Kecewa

Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, mengaku sangat kecewa dengan ulah gelandang  mudanya, Adrien Rabiot. Baru-baru ini, Rabiot secara terang-terangan menyatakan ingin hengkang dari PSG.

Penyebabnya tak lain karena minimnya menit bermain. Sebagai seorang pemain muda, Rabiot menginginkan porsi bermain lebih agar dirinya bisa berkembang lebih pesat.

“Dalam pandangan saya, meminta untuk pindah sebagai pemain pinjaman itu tidak dapat diterima. Ini adalah kurangnya rasa hormat terhadap klub yang telah melakukan begitu banyak hal untuk dia,” ujar Nasser Al Khelaifi kepada Le Figaro, dilansir Football Italia.

Sejak musim lalu, Rabiot memang sudah menjadi buruan klub-klub papan atas Serie A, mulai dari AS Roma, Juventus, Inter Milan, Fiorentina, hingga Napoli. Mengingat Bursa transfer pertengahan musim tinggal menghitung hari.

Meski sang pemain meminta untuk dipinjamkan, Khelaifi berkeras bahwa Rabiot akan bertahan di PSG hingga setidaknya musim ini berakhir.

“Dia adalah bakat besar dan saya berharap suatu hari ia bisa menjadi kapten PSG, tapi ia ia harus lebih menghormati klub. Dia sudah mendapatkan pesan dan pasti akan bertahan disini pada Januari nanti,” tambahnya.

Rabiot sendiri memiliki kontrak dengan PSG hingga 2019 mendatang. Jadi, bagi siapa pun klub yang menginginkan jasa pemain berusia 20 tahun tentu harus merogoh kocek sedikit dalam.

Adrien RabiotNasser Al KhelaifiParis Saint-Germain