Geliat Produsen Lokal dan Brand Sendiri Warnai Parade Jersey Liga 1 2020

Football5Star.com – Klub-klub peserta mulai menggunakan para produsen lokal bahkan membuat brand sendiri untuk pada jersey Liga 1 2020. Tercatat, cuma ada satu brand import yang digunakan oleh kontestan Liga 1 2020.

Para klub tampaknya mulai sadar kalau pangsa pasar suporter untuk mulai memberi seragam original mulai naik. Sebab, total 18 tim yang berlaga, sembilan di antaranya merilis jersey dengan brand sendiri. Sedang, 8 dengan brand lokal, sedang cuma satu saja yang menggunakan apparel luar negeri.

Klub-klub yang mengeluarkan jersey dengan apparel sendiri, ialah Persib Bandung, Persija Jakarta, Persela Lamongan, PSS Sleman, Persebaya Surabaya, Arema FC, Barito Putera, Persita Tangerang, dan Bali united. Lalu yang menggunakan apparel lokal, yakni Tira-Persikabo, PSIS Semarang, Borneo FC, Persiraja Banda Aceh, Madura United, Persik Kediri, Bhayangkara FC,dan Persipura Jayapura.

Geliat Produsen Lokal dan Brand Sendiri Warnai Parade Jersey Liga 1 2020

Sedang, satu-satunya yang menggunakan apparel luar, yaitu PSM Makassar yang disponsori Umbro. Keputusan menggunakan brand sendiri jelas bisa membuat klub berkreasi sedemikian rupa demi mengeluarkan jersey yang sesuai dengan ciri khas tim. Beberapa di antaranya bahkan menuai banyak pujian.

“Jadi, bukan (karena desainnya itu-itu aja). Pertama, kami kepingin banyak pernak-pernik yang bisa menghasilkan sumber pendapatan baru. Kalau dulu, lebih kepada setiap kebutuhan-kebutuhan Persija diberikan oleh specs atau produk apparel, tapi kali ini kita ingin mendesain, men-develope, membuat banyak terobosan-terobosan,” bilang Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus.

Jersey yang digarap sendiri jelas jua bisa menekan harga jual kepada suporter. Biasanya banderol jersey untuk kelas suporter dengan apparel luar bisa mencapai Rp 500 ribu, harganya bisa ditekan saat klub mengeluarkan merk dagang sendiri.

Geliat Produsen Lokal dan Brand Sendiri Warnai Parade Jersey Liga 1 2020

Bali United contohnya. Sudah sejak 2018 lalu, mereka memproduksi sendiri seragamnya. Teknologinya jua tak kalah mentereng. Mereka memakai anti UV. Jadi, bahan jerseynya bisa memantulkan sinar ultra violet ketika main siang hari.

“Kalau untuk apparel, tergantung dari keinginan suporter sebenarnya. Tapi, mau tidak suporter bayar Rp 700 ribu, misalnya. Yang jelas, saya ingin semuanya bisa mendukung Bali United,” ujar CEO Bali United, Yabes Tanuri, 2018 lalu.

Geliat Produsen Lokal dan Brand Sendiri Warnai Parade Jersey Liga 1 2020

Geliat itu diikuti jua Persita Tangerang yang notabene baru promosi. Mereka jua secara resmi mengeluarkan jersey sendiri di Liga 1 2020. Media Officer Persita, Yetta Angelina, menyebut keputusan klub meluncurkan merk dagang sendiri jelas sangat menguntungkan.

“Kalau dibandingkan kita produksi sendiri jauh lebih besar keuntunganya. Kalau Apparel seperti Riors kemarin kita bagi hasil 30 persen untuk mereka dari hasil penjualan. Kita jaminlah ba­gus bahannya berkualitas,” bilang dia memungkasi.

Berikut Daftar Jersey Klub Liga 1 2020:

Persib Bandung – Sportama/self apparel
Tira-Persikabo – DjSport
Persija Jakarta – Juara/Self apparel
PSM Makassar – Umbro
PSIS Semarang – Riors
Borneo FC – Riors
Persiraja Banda Aceh – MBB
Madura United – MBB
Persik Kediri – MBB
Bhayangkara FC – Specs
Persipura Jayapura – Specs
Persela Lamongan- Octagon/Self apparel
PSS Sleman – Sembada/Self apparel
Persebaya Surabaya- Aza/Self apparel
Arema FC – Singo Edan/Self apparel
Barito Putera – H /Self Apparel
Persita Tangerang- Self apparel
Bali United – Self apparel