Pemainnya Dipanggil ke Timnas Peru, Ini Tuntutan Filippo Inzaghi

Football5Star.com, Indonesia – Filippo Inzaghi, memberikan sebuah tuntutan kepada Gianluca Lapadula yang baru saja menerima panggilan dari timnas Peru. Eks striker timnas Italia itu meminta gol dari pemainnya itu saat Benevento menghadapi Spezia, akhir pekan ini.

Akhir Oktober lalu, Gianluca Lapadula resmi dipanggil memperkuat timnas Peru oleh pelatih Ricardo Gareca. Striker berumur 30 tahun itu akan jadi harapan baru La Blanquirroja yang akan menghadapi Cile dan Argentina pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Pemanggilan Lapadula ke timnas Peru disambut baik oleh Filippo Inzaghi. “Kami senang atas pemanggilan Lapadula oleh Peru. Saya senang dia mendapatkan kesempatan membela timnas sebagai pemain Benevento,” ujar sang pelatih seperti dikutip Football5Star.com dari El Bocon.

Gianluca Lapadula diharapkan Filippo Inzaghi cetak gol saat Benevento melawan Spezia.
tuttomercatoweb.com

Inzaghi dan Benevento patut bangga. Pasalnya, Lapadula jadi pemain keempat yang berstatus pemain timnas di skuat musim ini. Tiga pemain lainnya adalah Kamil Glik dari Polandia, Artur Ionita (Moldova), dan Bryan Dabo (Burkina Faso).

Meskipun demikian, Inzaghi tak urung memberikan sebuah tuntutan. “Selamat kepada dia. Kami harap dia dapat merayakannya dengan baik, yaitu dengan gol menentukan lawan Spezia,” ucap sang pelatih seperti dikutip Tuttomercatoweb.

Itu tantangan tersendiri. Pasalnya, dua gol terakhir Lapadula gagal membawa Benevento memetik poin. Golnya saat melawan AS Roma dan Hellas Verona sia-sia karena timnya menelan kekalahan.

Lapadula Sempat Tolak Bela Peru

Gianluca Lapadula dapat membela timnas Peru karena ibunya, Dona Blanca Aida, memang berasal dari negeri itu. Statusnya sebagai warga negara Peru pun sudah disahkan pada Oktober lalu. Hal itulah yang menjadi dasar pemanggilan dirinya oleh pelatih Ricardo Gareca.

Gianluca Lapadula menolak tawaran timnas Peru demi meloloskan Pescara ke Serie A pada 2016.
pescaracalcio.com

Bagi Gareca, kepastian Lapadula bergabung dengan La Blanquirroja adalah pencapaian tersendiri. Pasalnya, sudah cukup lama dirinya menginginkan sang striker. Dia bahkan sempat melakukan pendekatan secara khusus kepada jebolan akademi Juventus itu. Hal itu diakui sang pemain.

“Empat tahun lalu, Gareca menemuiku di Italia. Kami berbicara soal Copa America. Namun, itu berbenturan dengan jadwal play-off bersama Pescara. Aku merasa itu bukanlah waktu yang tepat untuk menerima panggilan ke timnas (Peru). Itu akan tak adil bagi Pescara,” urai Lapadula.

Pengorbanan Gianluca Lapadula tak sia-sia. Pasalnya, Pescara mampu memperoleh tiket promosi ke Serie A. Dia pun punya andil besar dengan mencetak gol pada dua leg melawan Novarra pada semifinal dan satu gol ke gawang Trapani pada leg I final play-off.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More