Goetze Jalani Debut Apik, Ibrahim Afellay Cemaskan Mohamed Ihattaren

Football5Star.com, Indonesia – Mario Goetze tampil apik pada debutnya di Liga Belanda bersama PSV Eindhoven, Minggu (18/10/2020). Tampil sebagai starter di kandang PEC Zwolle, dia mencetak gol pembuka kemenangan 3-0 De Boeren atas tuan rumah. Performa apik tak lepas dari perhatian eks pemain PSV, Ibrahim Afellay.

Dalam pandangan Afellay, kehadiran Mario Goetze akan membuat PSV Eindhoven jadi penantang kuat AFC Ajax dalam perebutan gelar juara Eredivisie. Dia menilai pelatih Roger Schmidt saat ini memiliki skuat yang betul-betul lengkap.

“Mereka sekarang punya skuat bagus dan akan menyulitkan Ajax,” ujar Ibrahim Afellay seperti dikutip Football5Star.com dari Nederlandse Omroep Stichting. Hal itu diamini eks striker Pierre van Hooijdonk, “PSV makin baik saja. Apalagi nanti ketika (Eran) Zahavi menggantikan Mauro Junior dan (Jordan) Teze menggantikan (Timo) Baumgartl.”

Ibrahim Afellay mengaku sedih melihat Mohamed Ihattaren kesulitan masuk stariting XI PSV Eindhoven.
telegraaf.nl

Di balik itu, Afellay menyimpan sebuah kekhawatiran terhadap nasib bintang muda Mohamed Ihattaren. Dia merasa pemain berumur 18 tahun itu tak masuk dalam rencana pelatih Roger Schmidt. Di kandang Zwolle, dia baru masuk pada menit ke-67 menggantikan Mario Goetze.

“Telah banyak yang dialaminya. Dia harus belajar menghadapi itu semua. Anak-anak muda kadang punya masalah dalam hal ini. Dia adalah talenta luar biasa. Seharusnya dia mendapatkan lebih banyak kredit,” ujar Afellay soal Ihattaren di PSV saat ini.

Afellay Minta Ihattaren Bekerja Lebih Keras

Nasib Mohamed Ihattaren di PSV Eindhoven memang tak menentu pada musim ini. Dalam empat pekan awal, dia baru dua kali jadi starter. Itu pun tak pernah hingga laga usai. Pada speelronde ke-3 melawan Heracles Almelo, dia hanya main satu babak. Memasuki babak kedua, posisinya diambil alih Donyell Malen.

Mohamed Ihattaren diminta Ibrahim Afellay bekerja keras untuk merebut hati Roger Schmidt di PSV Eindhoven.
Getty Images

Di mata Afellay, ancaman bagi Ihattaren kian nyata setelah PSV mendapatkan Mario Goetze yang dilepas Borussia Dortmund. Ditambah performa apik pada debutnya, pahlawan timnas Jerman di final Piala Dunia 2014 itu bisa membuat sang bintang muda makin tersudut.

Afellay yang musim lalu jadi bagian skuat PSV mengaku sedih melihat Ihattaren duduk di bangku cadangan. “Hati saya menangis. Itu sungguh menyedihkan. Dia punya segalanya sebagai pesepak bola. Dia punya potensi besar dan bugar,” ujar dia.

Terakhir, Ibrahim Afellay memberikan sebuah saran bagi Mohamed Ihattaren untuk bersaing dengan Mario Goetze dan merebut hati Schmidt di PSV. “Dia punya segalanya. Itu harusnya jadi motivasi untuk keluar dari kesulitan ini. Dia harusnya lebih menggebu-gebu. Tetaplah bekerja keras. Tak ada gunanya semua omong kosong. Dia harus bekerja!” ucap dia dengan tegas.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More