Granit Xhaka: Arsenal Terlalu Pengecut Saat Lawan Watford

Football5Star.com, Indonesia – Hasil imbang 2-2 yang dituai Arsenal di kandang Watford, Minggu (15/9/2019) membuat manajer Unai Emery dan kapten Granit Xhaka berbeda pendapat. Perbedaan pandangan itu terutama menyangkut penampilan pada babak kedua yang berbuah dua gol lawan.

Selepas pertandingan, Granit Xhaka terang-terangan mengecam performa Arsenal pada babak kedua. Dia menilai skuat The Gunners tampil penuh ketakutan. Akibatnya, keunggulan 2-0 tak dapat dipertahankan dan lawan memaksakan hasil imbang.

“Tak ada seorang pun yang menginginkan bola. Pada akhirnya, kami cukup senang dapat meraih satu poin,” ucap Granit Xhaka selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari BBC.

Pemain timnas Swiss itu lebih lanjut mengatakan, “Kami tak menunjukkan permainan kami pada babak kedua. Kami terlalu ketakutan.”

Arsenal dinilai pengecut oleh Granit Xhak saat babak kedua lawan Watford.
standard.co.uk

Pandangan Granit Xhaka bukan tanpa dasar. Pada babak kedua, mereka benar-benar kewalahan meladeni gempuran Watford. Sebanyak 23 tembakan dilepaskan lawan sepanjang babak kedua. Padahal, pada babak pertama, hanya delapan tembakan yang mampu mereka lesatkan.

Menanggapi komentar miring tersebut, manajer Unai Emery agak tak sependapat. Dia menilai itu hanya perasaan pribadi Granit Xhaka, bukan tim secara kolektif. Menurut dia, permainan buruk pada babak kedua disebabkan oleh kecemasan yang agak berlebihan.

“Mungkin itu perasaan yang sangat individual. Saya pikir, pada sepak bola, Anda tak pernah perlu memiliki ketakutan. Anda perlu memanfaatkan momen sebagai pengalaman, baik secara individual maupun kolektif,” urai Unai Emery seperti dikutip dari laman resmi Arsenal.

Mantan pelatih Paris Saint-Germain itu menambahkan, “Akan tetapi, saya benar-benar bisa memahami perasaan para pemain. Kadang kala, ketika kesulitan, muncul rasa ragu, kemungkinan tak mampu mencapai hasil bagus dengan rencana permainan kami.”

Bagi Unai Emery, hasil imbang 2-2 di kandang Watford harus jadi pelajaran bagi Granit Xhaka dkk. “Kami perlu memperkuat mentalitas. Bukan hanya bagi para pemain, melainkan kami semua. Kami harus menemukn cara, bekerja dan meningkatkan hal-hal yang jadi kekurangan seperti yang terjadi pda babak kedua tadi,” ucap dia.

Comments
Loading...