Guardiola: Man. City Terjebak Tiki-Taka

Football5Star.com, Indonesia – Manchester City secara mengejutkan kalah 1-2 dari FC Basel di leg II babak 16-besar Liga Champions, Kamis (8/3/2018) dinihari WIB. Usai pertandingan, manajer Man. City, Pep Guardiola, mengakui timnya terjebak oleh tiki-taka. Mereka menguasai permainan, melakukan banyak operan, tapi tak mengakhiri itu dengan serangan efektif.

“Babak pertama sebenarnya cukup bagus, tapi kami lupa menyerang, lupa bermian, pada babak kedua. Ketika mengoper bola, kami melakukannya hanya untuk mencegah lawan menyerang. Hanya mengoper bola seperti itu sungguh tak berarti dan babak kedua benar-benar buruk,” ungkap Guardiola setelah pertandingan seperti dikutip BBC.

Pep Guardiola kecewa Man. City terjebak tiki-taka.
blick.ch

Guardiola menambahkan, titik balik permainan timnya terjadi setelah Basel membuat gol penyeimbang 1-1 pada menit ke-17. “Tidak mudah bermain dengan keunggulan 4-0. Kami mencoba, kami bicara tentang itu, dan saya pikir kami memperlihatkan pada babak pertama bahwa kami ingin menang. Kami membuat banyak peluang dan bermain bagus. Namun, setelah 1-1, itu tak terjadi lagi. Kami hanya mengoper-oper bola,” terang dia.

Ucapan mantan pelatih Barcelona itu bukan tanpa dasar. Sepanjang pertandingan, para pemain Man. City melakukan 978 operan. Sejak OPTA melakukan pengumpulan data statistik sejak 2003-04, itu adalah jumlah operan terbanyak yang dilakukan sebuah tim di satu laga Liga Champions. Namun, mereka hanya melepaskan tujuh tembakan dan hanya tiga yang mengarah ke gawang lawan.

Menariknya, jumlah tembakan itu sama persis yang dilepaskan Basel. Padahal, penguasaan bola wakil Swiss itu hanya 26 persen. Khusus pada babak kedua, baik Man. City maupun Basel sama-sama hanya melepaskan satu tembakan dan tepat mengarah ke gawang. Bedanya, satu-satunya tembakan yang dilepaskan kubu RotBlau berhasil mengoyak jala gawang Claudio Bravo.

Kekalahan dari Basel itu juga mematahkan catatan apik The Citizens yang tak terkalahkan dalam 36 pertandingan di Stadion Etihad.

Comments
Loading...