Guardiola Yang Doyan Merotasi Skuat Bayern

Selama melatih Bayern Munich, Pep Guardiola kerap merotasi skuatnya dari pekan ke pekan. Alasan Guardiola sendiri adalah demi menjaga keharmonisan tim dan memanfaatkan para pemain bintang yang dimilikinya.

Sejak melatih Bayern pada 2013, Guardiola memang punya keuntungan dengan banyaknya para pemain bintang yang ada di tim itu. Itu artinya Guardiola bisa leluasa memilih susunan pemain setiap pekannya dan tak begitu khawatir jika ada 1-2 pemain cedera, karena pelapisnya pun tak kalah bagusnya.

Tapi bukan pekerjaan mudah juga untuk menjaga mood para pemainnya, mengingat para pemain bintang tentunya punya ego masing-masing, dan jika tidak ditangani dengan baik maka akan merugikan tim.

Maka dari itu, Guardiola pun tak segan-segan untuk selalu mengubah susunan timnya di setiap laganya. Seperti dikutip Opta, Guardiola sudah menurunkan starting eleven berbeda di 97 pertandingan beruntun.

Bagi pelatih asal Spanyol tersebut, rotasi itu sangat penting dilakukan terkait banyaknya pemain bintang di Bayern. Selain itu, rotasi juga bertujuan untuk menyegarkan tim.

“Untuk harmoni, kebugaran dan sisi psikologi, rotasi adalah sebuah solusi. Aku suka saat seluruh pemain bisa merasakan pertandingan,” ujar Guardiola.

“Tapi tentu saja ada pemain yang bertahan lebih lama di atas lapangan dibanding yang lain. Aku tidak punya waktu untuk menjelaskannya pada setiap pemain di setiap pekan kenapa dia tidak bermain. Jika seseorang tidak bermain, itu bukan berarti aku tidak menyukai dia. Para pemain sudah tahu itu,” lanjutnya seperti dikutip Bild.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More