Gusti Randa: Joko Driyono Bukan Tersangka Kasus Pengaturan Skor

Football5star.com, Indonesia – Status Joko Driyono yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas Antimafia Bola, memancing respons PSSI. Mewakili PSSI, ketua Komite Hukum Gusti Randa, membantah kabar bahwa Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaturan skor.

Kabar ditetapkannya Joko Driyono sebagai tersangka memang sudah menyebar luas. Pasalnya, Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Polisi Argo Yuwono, pun sudah membuat pernyataan resmi.

Pengumuman Joko Driyono sebagai tersangka dilakukan menyusul tim gabungan Satgas Antimafia Bola Polri. Tim gabungan melibatkan penyidik Polda Metro Jaya, dan Inafis Polda Metro Jaya. Mereka menggeledah apartemen Joko Driyono di Taan Rasuna, Tower 9, Unit 18C, serta gelar perkara pada Kamis (14/2) malam.

Namun, pihak PSSI justru membuat bantahan. Dalam rilis resmi PSSI, Gusti Randa mengatakan bahwa status Joko Driyono sebagai tersangka bukan untuk kasus pengaturan skor seperti yang ramai diberitakan.

“Bukan kasus pengaturan skor. Dugaan yang disangkakan yakni: Memasuki suatu tempat yang telah dipasang garis polisi (police line) oleh penguasan umum di Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu,” ujar Gusti Randa daam rilis kepada media.

PSSI Tak Terpengaruh Kasus Joko Driyono
Gusti Randa: Joko Driyono Bukan Jadi Tersangka Pengaturan Skor
Gusti Randa menepis kabar Joko Driyono jadi tersangka kasus pengaturan skor (PSSI)

Selain Joko Driyono, polisi juga telah menetapkan tiga tersangka lain: Musmuliadi, Muhammad Mardani Mogot, dan Abdul Gofur. Dari ketiganya, polisi menyita beberapa barang seperti pakaian, gantungan kunci, telepon genggam, kunci mobil, dan DVR CCTV yang merekam.

“Jadi sekali lagi bukan terkait pengaturan skor dan tidak terkait dengan PSSI. Tetapi, lebih kepada pelanggaran pasal-pasal tersebut,” tegas dia. Gusti Randa menambahkan, PSSI tetap menjalankan kegiatan sepak bola sesuai program. “PSSI solid dan tetap bekerja untuk menjalankan program hasil kongres,” ujarnya.

Terlepas dari kasus apa yang dijeratkan oleh Satgas Antimafia Bola, penetapan Joko Driyono sebagai tersangka sudah menjadi konsumsi publik. Selain itu, pria yang menjabat sebagai ketua umum PSSI sepeninggal Edy Rahmayadi itu pun dicegah berpergian ke luar Indonesia selama 20 hari ke depan.

Comments
Loading...