Hadapi Kroasia, Timnas U-19 Harus Matikan Duplikat Neymar

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-19 Indonesia akan menjalani laga kedua pada turnamen mini di Kroasia pada Selasa (8/9/2020). Tim asuhan Shin Tae-yong akan menghadapi sang tuan rumah, Kroasia. Satu pemain yang dipastikan jadi tantangan utama adalah Antonio Marin.

Antonio Marin adalah pencetak gol terbanyak pada turnamen mini yang saat ini diikuti timnas U-19 Indonesia. Pemain sayap milik Dinamo Zagreb tersebut telah mengoleksi 4 gol hasil brace dari laga melawan Bulgaria dan Arab Saudi.

Menghadapi timnas U-19, Marin dipastikan kembali jadi andalan Josip Simunic. Sangat mungkin dia akan dipercaya bermain lebih lama. Sebelumnya, pemain berumur 19 tahun hanya tampil 45 menit lawan Bulgaria dan 79 menit kala menghadapi Arab Saudi.

Marin memang bukan sosok sembarangan. Pada 2018, dia masuk dalam jajaran 60 pemain The Next Generation versi The Guardian. Media terkemuka Inggris itu bahkan menyamakan Marin dengan megabintang Brasil, Neymar.

“Salah satu talenta alami yang langsung menarik perhatian karena energi, koordinasi bagus, dan kepercayaan diri yang tinggi. Dia mampu menciptakan prahara di pertahanan dengan kecepatannya mengubah arah, kemampuan dribel, dan dua kaki yang sama-sama mematikan. Anda bisa menyebut dia Neymar-nya Kroasia yang masih dalam pembentukan,” urai The Guardian.

Marin Menarik Minat Chelsea dan Man. City

Sosok Antonio Marin mulai menyedot perhatian para pemandu bakat bersama tim Dinamo Zagreb II di Divisi II Liga Kroasia dan UEFA Youth League. Pada musim 2018-19, dia mencetak 5 gol dalam 6 pertandingan bersama Dinamo Zagreb II. Sementara itu, musim lalu, dia mencetak 2 gol dalam 2 penampilan.

Di UEFA Youth League, Marin membawa Dinamo Zagreb II ke perempat final dalam dua musim beruntun. Pada 2018-19, dia mengemas 4 gol dalam 7 laga. Adapun pada 2019-20, dia hanya mengoleksi 1 gol dalam jumlah pertandingan yang sama.

View this post on Instagram

💙💪🏼🏆🥇

A post shared by Antonio Marin (@antonio_marin11) on

Performa apik itu membuat beberapa klub besar langsung meliriknya. Oktober tahun lalu, Chelsea dan Manchester City dikabarkan tertarik merekrut Marin. Kedua klub raksasa Inggris itu siap mengeluarkan dana lebih dari 13 juta pounds untuk duplikat Neymar itu. Padahal, taksiran harga pasarnya menurut Transfermarkt kala itu di bawah 1 juta pounds.

Di Dinamo Zagreb pun, Marin sudah sangat diperhitungkan. Buktinya, saat belum genap 17 tahun, dia masuk skuat Dinamo kala menghadapi Cibalia, 16 Desember 2017. Pada 19 Mei 2018, dia akhirnya menjalani debut ketika tim asuhan Nenad Bjelica menghadapi Inter Zapresic. Dia bermain selama 24 menit pada laga itu.

Nama Marin juga masuk dalam 100 nomine peraih Golden Boy 2020. Itu tak terlepas dari performanya selama 2019-20. Meskipun peluang menang sangatlah kecil, masuk deretan 100 nomine sudah luar biasa bagi sang duplikat Neymar.

Pewaris Nomor Dani Olmo

Belakangan, Marin mulai lebih reguler bermain untuk Dinamo Zagreb di Divisi I Liga Kroasia. Musim lalu, dia selalu ada di skuat tim asuhan Bjelica pada 10 laga terakhir. Bahkan, dia dipercaya tampil dalam 7 pertandingan. Dia pun mencetak gol pertamanya di kandang NK Varadzin pada 6 Juni lalu.

“Perasaanku sungguh campur aduk karena telah menantikan momen ini demikian lama. Aku baru saja menulis di Instagram, gol dengan jersey Dinamo adalah hal yang paling kuimpikan sejak menjejakkan kaki pertama kali di (Stadion) Maksimir saat masih anak-anak. Ini hanyalah sebuah awal,” kata Marin seperti dikutip Football5Star.com dari Sportnet.

[MOMČAD] There's a new No. 7️⃣ in town! Nakon Danija Olma naša momčad ima novog vlasnika broja 7 na dresu! 🔝

Dikirim oleh GNK Dinamo Zagreb pada Minggu, 16 Februari 2020

Winger lincah nan tajam itu pun mendedikasikan golnya itu untuk keluarga. “Aku mendedikasikan gol ini untuk keluarga yang selalu mendukungku. Terutama Kakek Branko yang selalu mengantarku ke tempat latihan. Kake, gol ini untukmu!” ujar dia.

Di Dinamo, Antonio Marin juga menunjukkan kepercayaan diri tinggi dengan memilih nomor 7 yang sebelumnya dipakai bintang muda asal Spanyol, Dani Olmo. Dia merasa siap menghadapi ekspektasi tinggi untuk jadi seperti Olmo yang kini membela RB Leipzig dan timnas Spanyol.

“Aku sudah bermain dengan nomor 7 di punggungku sejak lama, jadi aku mengambilnya. Olmo tampil luar biasa dengan nomor itu, tapi aku ingin tampil dengan caraku di Dinamo. Jikapun sama dengan Dani, kami semua tentu akan senang,” urai Marin lagi.

Selasa (8/9/2020), Antonio Marin akan jadi ujian bagi timnas U-19 Indonesia saat bentrok di Cakovec. Duplikat Neymar itu harus dimatikan, jangan sampai mampu mengulang brace yang dibuat ke gawang Bulgaria dan Arab Saudi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More